Kamis, 14 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Hadiri Webinar Kemenhub, Gubernur Kaltim Siapkan Program Peningkatan Pembangunan Transportasi di IKN

Kementerian Perhubungan menggelar Webinar bertajuk Sistem Transportasi Cerdas di Ibukota Negara, Selasa (25/5/2021).

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Gubernur Kaltim Isran Noor dalam webinar dengan Kementerian Perhubungan. Webinar itu membahas tentang kesiapan moda transportasi di kawasan IKN. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kementerian Perhubungan menggelar Webinar bertajuk Sistem Transportasi Cerdas di Ibukota Negara, Selasa (25/5/2021).

Dalam kegiatan tersebut Gubernur Kaltim Isran Noor turut hadir.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan sistem transportasi pintar yang akan dibangun di kawasan ibukota negara.

Dengan adanya peningkatan sistem transportasi, pemerintah pun meningkatkan kualitas transportasi di Kalimantan Timur dan sekitarnya yang akan terhubung dengan ibu kota negara nantinya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor sangat mendukung peningkatan kualitas transportasi di Kaltim.

Baca juga: Tantangan Daerah Penyangga Ibu Kota Negara, Pasokan Air Baku PDAM Balikpapan Kurang

Isran pun sangat mendukung gagasan pemerintah dalam menciptakan moda transportasi yang ramah lingkungan di Kaltim.

"Pak Menteri kami siap mendukung program yang bapak rencanakan di kawasan dan di sekitar ibu kota mengenai sistem transportasi yang modern dan ramah lingkungan,” kata Isran Noor.

Ada beberapa poin yang akan menjadi fokus dalam peningkatan kualitas transportasi di Kaltim.

Pertama adalah peningkatan standar dan kualitas bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Kemudian pemerintah pusat akan melakukan peningkatan kualitas bandara APT Pranoto kota Samarinda.

Baca juga: Menteri PPN Suharso Berharap 2024 Bendungan Semoi Dapat Menyediakan Air Baku untuk Ibu Kota Negara

Sementara itu untuk akses laut, pemerintah akan meningkatkan kualitas pelabuhan Semayang dan terminal peti kemas Kariangau.

Jika tidak menutup kemungkinan, pembangunan rel kereta Samarinda-Balikpapan-Bontang hingga wilayah Kalsel, Kalteng dan Kalbar akan terealisasi.

"Pada tahun 2020 prasarana jaringan jalan provinsi sepanjang 895 kilometer dengan kondisi mantap hanya mencapai 69,7 persen," ucap Isran Noor.

Berdasarkan kondisi permukaan jalan,

* kondisi baik mencapai kurang lebih 408 kilometer,

* kondisi sedang 216 kilometer,

* kondisi rusak dan ringan mencapai 101 Kilometer

* kondisi rusak berat mencapai 196 kilometer,

Berita tentang Ibu Kota Negara

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved