Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Sesuai Standar WHO, Gubernur Isran Sebut Angka Harapan Hidup di Kaltim di Atas Rata-rata Nasional

Gubernur Kaltim mengikuti peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-25 Tahun 2021 yang dipusatkan di Balai Lansia "Budi Dharma" Bekasi

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTIM/ADI SUSENO
HARI LANSIA - Gubernur Kaltim H Isran Noor menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional secara virtual di Gubernuran, Samarinda, Sabtu (29/5/2021). 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mengikuti peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-25 Tahun 2021 yang dipusatkan di Balai Lansia "Budi Dharma" Bekasi, Sabtu (29/5/2021).

Saat kegiatan virtual dari Ruang Heart of Borneo (HoB) lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim itu, Gubernur Isran Noor didampingi Kepala Dinas Sosial HM Agus Hari Kesuma dan Kepala Dinas Kesehatan Hj Padilah Mante Runa.

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dari Surabaya. Mensos yang akrab disapa Risma ini mengungkapkan peringatan HLUN 2021 kembali dilaksanakan secara virtual dan sederhana sebagaimana HLUN 2020 lalu, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Sesuai tema HLUN 2021 Lansia Bahagia Bersama Keluarga, dimaksudkan keluarga adalah lembaga sosial terkecil yang menjadi tempat persemaian bagi setiap orang," kata Risma.

Mantan wali kota Surabaya itu mengungkapkan orang tua menjadi penjuru bagi generasi muda sekaligus panutan.

Dia juga menjelaskan angka harapan hidup di Indonesia sudah bagus, yakni 71,38. Menurutnya ini suatu pencapaian yang luar biasa. "Kita bisa lebih meningkatkannya lagi dengan membangun sistem pelayanan dan penanganan lansia guna mendukung proses perubahan," tegas Risma.

Sementara Gubernur Isran Noor menjelaskan angka harapan hidup di Kaltim sudah cukup tinggi di atas rata-rata nasional, yakni 74,33 tahun. Hal ini berdasarkan data BPS tahun 2020. Ini menunjukkan Kaltim berhasil memberikan pelayanan dan penanganan kepada lansia, yang berusia 60 tahun ke atas sesuai standar WHO (World Health Organization).

"Kita harus bisa tingkatkan lagi angka tersebut. Instansi terkait bersama stakeholder lainnya menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan dan penanganan, sehingga bisa memberikan perhatian khusus kepada lansia sesuai dengan kondisinya," jelas Isran Noor.

Sebagai informasi, HLUN dicanangkan pada tahun 1996 di Semarang, Jawa Tengah sebagai upaya pemerintah mengapresiasi atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategis para lansia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa. Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada lansia yang berprestasi di bidang pendidikan, seni dan budaya serta olahraga. (her/sul/adv)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved