Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Jawaban Komnas HAM Usai KPK Tolak Hadiri Panggilan Soal Dugaan Pelanggaran Tes Wawasan Kebangsaan

Jawaban Komnas Hak Asasi Manusia ( HAM) usai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tolak hadir dipanggil soal dugaan pelanggaran HAM TWK KPK.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD RIDUAN
Ketua Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( KOMNAS HAM) Ahmad Taufan Damanik saat jadi narasumber di sebuah acara di daerah di Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO - Jawaban Komisi Nasional ( Komnas) Hak Asasi Manusia ( HAM) usai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tolak hadir dipanggil.

Undangan pemanggilan tersebut terakit dugaan pelanggaran HAM Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK) KPK.

Diungkapkan Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik mengatakan kelima pimpinan KPK merupakan kolega.

Sejatinya tak ada yang perlu dikhawatirkan atas pemanggilan tersebut.

Ahmad Taufan Damanik menegaskan bahwa tak ada hal yang membahayakan jika KPK menghadiri undangan Komnas HAM.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Terungkap Alasan KPK Tolak Panggilan Komnas HAM, Firli Bahauri tak Paham Apa yang Bakal Ditanyakan

Baca juga: Cara Mudah Cek Penerima Bantuan UMKM 2021 Tahap 3, Kapan BLT UMKM Dibuka? Ini Cara Daftarkan UMKM

Dilansir Tribunnews.com Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufn Damanik megaskan kelima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah kolega Komnas HAM.

Terkait undangan klarifikasi untuk pimpinan KPK terhadap aduan pegawai KPK yang menduga adanya pelanggaran HAM dalam proses Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan alih status pegawai KPK ke ASN yang sedianya dilakukan Selasa (8/6/2021) hari ini, Taufan mengatakan tidak ada hal yang membahayakan.

"Saya ingin sampaikan kepada pimpinan KPK, pimpinan KPK itu kolega Komnas HAM. Saya dengan kelima-limanya merasa bahwa ini semua adalah mitra kerja, kalau diundang Komnas HAM itu tidak ada yang membahayakan," kata Taufan di kantor Komnas HAM RI Jakarta pada Selasa (8/6/2021).

Jika pimpinan KPK menghadiri undangan klarifikasi tersebut, kata Taufan, pihaknya akan mengklarifikasi aduan para pegawai KPK.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved