Sabtu, 18 April 2026

Berita Viral

Video Viral, Orangutan Masuk Permukiman Warga di Paser Kaltim

Viral sebuah video yang memperlihatkan individu Orangutan masuk ke kawasan permukiman warga.

Editor: Syaiful Syafar
Instagram @infopenajam
Viral sebuah video yang memperlihatkan individu Orangutan masuk ke kawasan permukiman warga di Desa Lusan, Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

- Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) memiliki ukuran tubuh dan warna rambut yang menyerupai Orangutan Sumatera, namun mereka memiliki rambut kusam, kepala lebih kecil, dan wajah datar;

- Pada kedua spesies tersebut, Orangutan jantan jauh lebih besar dari pada betina, biasanya dua sampai tiga kali lebih berat;

- Orangutan jantan mengembangkan bantalan pipi besar (flensa) yang mengembangkan kematangan pasca-seksual;

- Orangutan Tapanuli jantan dan betina memiliki janggut, sementara hanya Orangutan Borneo jantan yang memiliki janggut.

Mengenal Orangutan Borneo

Orangutan Borneo dikelompokkan menjadi 3 sub-spesies (Groves, 2001; Warren et al., 2001): Pongo pygmaeus pygmaeus, mulai dari barat laut Kalimantan (termasuk Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum) di utara Sungai Kapuas, di seberang negara bagian Sarawak (Malaysia) Pongo pygmaeus wurmbii, mulai dari selatan sungai Kapuas di Kalimantan Barat sampai timur sungai Barito di Kalimantan Tengah Pongo pygmaeus morio yang berkisar di seluruh Sabah dan Timur. Kalimantan selatan ke sungai Mahakam.

Habitat dan Perilaku

Orangutan Borneo menghuni hutan dataran rendah tropis dan hutan rawa sampai 500 m di atas permukaan laut, kadang-kadang mulai lebih tinggi atau di habitat yang terdegradasi.

Orangutan adalah hewan arboreal terbesar, yaitu makhluk yang menghabiskan sebagian besar waktunya di pepohonan dan menghabiskan seluruh kehidupan mereka di pepohonan.

Namun Orangutan, terutama jantan, menghabiskan waktu mencari makan atau bepergian di lapangan.

Baca juga: Sejumlah Hewan Termasuk Orangutan Perlu juga Ditest Covid-19, Seperti Primata yang Satu Ini

Orangutan membuat sarang, tinggi di pohon setiap malam dengan melekukkan dahan pohon, kemudian menambahkan ranting-ranting.

Terkadang mereka juga menambahkan bantal dari ranting dan atau atap dari ranting, sebagai payung jika hujan untuk melindungi dirinya dari air hujan.

Umumnya Orangutan liar betina dan mempunyai anak, sarangnya lebih besar dan pada kanopi yang tinggi. Sedangkan Orangutan jantan dewasa yang mempunyai badan besar, sarangnya jarang pada puncak kanopi.

Makanan

Orangutan sebagian besar adalah frugivore (Pemakan Buah Hutan), dengan lebih dari 100 jenis buah biasanya tercatat dalam makanan mereka dari satu area jelajah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved