Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Manfaatkan Layanan Polisi 110 dengan Respons Cepat, Kapolres Kutim Ingatkan Jangan Pakai Ngeprank

Masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini bisa memanfaatkan layanan call center 110 untuk meminta bantuan dari kepolisian setempat.

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kolase Kapolres Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko dan penelpon iseng yang terlacak petugas. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini bisa memanfaatkan layanan call center 110 untuk meminta bantuan dari kepolisian setempat.

Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menyediakan telepon darurat yang bisa diakses 24 jam nonstop tersebut untuk memberikan pelayanan yang responsif dan cepat.

Kendati demikian, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko mengingatkan kepada masyarakat agar pelayanan yang diberikan justru digunakan sebagai objek iseng.

"Tetapi saya mohon jangan disalahgunakan. Ya istilahnya nge-prank (iseng) petugas yang ada di sini," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Padahal, nomor yang masuk ke layanan 110 akan terekam dan terlacak sehingga petugas bisa mengetahui lokasi penelepon dalam waktu singkat.

Baca juga: Personel 110 Diawasi Melalui Aplikasi Khusus, Polresta Balikpapan Gandeng PT Telkom

AKBP Welly Djatmoko memastikan seluruh percakapan, detail panggilan, bahkan lokasi penelpon akan tersimpan di kepolisian sehingga bisa ditindaklanjuti jika dinilai ada penyalahgunaan di dalamnya.

"Semuanya terekam di dalam sistem sehingga suatu saat bisa saja kami tindak untuk memberikan efek jera," ucapnya tegas.

Kendati demikian, masih saja ada warga yang iseng menghubungi nomor 110 tanpa mengindahkan pesan dari Kapolres.

Tidak main-main, petugas langsung melacak keberadaan penelpon dan merekam video klarifikasi terkait ulah isengnya.

Halaman
12
Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved