Berita Kubar Terkini

Pemkab Kubar Gandeng Perusahaan Swasta untuk Rencana Pengadaan Armada Mobil Angkut Sampah

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berencana menggandeng perusahaan  yang bergerak di wilayah Kutai Barat untuk mengantasi persoalan sampah di Kutai Bar

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Sekdakab Kutai Barat, Ayonius didampingi Plt Asisten 2 Sekkab Kubar Nopandel saat berdialog dengan sejumlah pihak perusahaan di Kubar beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berencana menggandeng perusahaan  yang bergerak di wilayah Kutai Barat untuk mengantasi persoalan sampah di Kutai Barat.

Perusahaan yang dimaksud itu diantaranya, perbankan, pertambangan, perkebunan dan kehutanan.

Rencananya perusahaan tersebut akan diminta untuk berkontribusi terhadap pengadaan armada mobil pengangkut sampah.

Hal itu disampaikan Sekdakab Kutai Barat, Ayonius saat kegiatan rapat yang melibatkan sejumlah pihak perusahaan di Kutai Barat beberapa waktu lalu.

Ayonius berharap mengatakan kerja sama ini sangat diharapkan, sehingga nanti apa yang didiskusikan ada dampak positif bagi pembangunan di Kubar.

Baca juga: Menjamu Isran Noor, Bupati Kubar Sindir Kualitas Jalan Lintas Provinsi Lebih Jelek dari Kuburan

“Salah satunya menciptakan lingkungan Kabupaten Kubar yang bersih dan asri,” kata Sekkab Kubar Ayonius, Jumat (11/6/2021).

Pada Rapat Koordinasi Pemkab Kubar dengan pihak pemegang ijin usaha pertambangan, perkebunan dan kehutanan yang digelar di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat itu, Sekdakab juga mengatakan optimalisasi peran Corporate Social Responsibility (CSR) agar dapat memberikan kontribusi langsung kepada lingkungan dan masyarakat serta memberikan manfaat secara luas bagi pembangunan daerah.

"Selain itu, masalah kebutuhan-kebutuhan di sektor pertanian sudah dipresentasikan, sehingga nanti pihak manajemen perusahaan bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, misalnya soal bibit sawit, karet, dan sebagainya.
Kuncinya adalah kesejahteraan masyarakat ke depan semakin baik,” ucapnya.

Rencananya, dua minggu ke depan Pemkab Kubar akan mengadakan rapat evaluasi lagi terkait komitmen yang ada ini secara administratif.

Pemkab akan menyurati pihak manajemen perusahaan tentang kebutuhan pemkab khususnya armada mobil pengangkutan sampah yang saat ini terkait kondisi daya angkut sangat kurang dan memprihatinkan.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil pemaparan DLH Kutai Barat, total volume sampah yang masuk ke TPA pada 2020 lalu sebanyak 9.259,6 ton per tahunnya.

Asumsinya satu truk mengangkut sampah sekitar 1,7 ton atau sekitar 15 ret per harinya.

Pelayanan TPA mencakup empat kecamatan di dalam wilayah kota Sendawar yaitu Melak, Sekolaq Darat, Barong Tongkok dan Linggang Bigung.

Sedangkan untuk armada pengangkutan sampah sebelumnya berjumlah 11 unit, tapi yang beroperasi sekarang hanya tujuh unit. Untuk bantuan truk sendiri diberikan pada 2011 sampai 2018 silam. (*)

Berita tentang Kubar

Penulis: Zainul Marsyafi | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved