Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Video Anggota DPRD Kutim Marahi TKA Jadi Perbincangan, Ternyata Persoalan Loker Bahasa Mandarin

Video  anggota DPRD Kutai Timur memarahi tenaga kerja asing sedang menjadi perbincangan di media sosial.

Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Tangkapan layar video anggota DPRD Kutai Timur memarahi tenaga kerja asing saat melakukan sidak ke Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Video  anggota DPRD Kutai Timur memarahi tenaga kerja asing sedang menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam video tersebut, anggota komisi D DPRD Kutim Asmawardi tampak meminta seorang manajemen perusahaan asing untuk menunjukkan visa kerja.

Komunikasi tampak sulit dilakukan karena TKA tersebut tidak mahir dalam berbahasa Indonesia, sehingga terdapat bantuan penerjemah lain yang sama-sama TKA.

Baca Juga: DPRD Kutim Soroti Jumlah Tenaga Kerja Asing di Kutai Timur, Jangan Sampai Lolos Pajak

"Kasih tau dia, kalau tidak mau tunjukkan datanya itu, stop kerjaan. Jangan ada kegiatan, kunci semua ini," ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut dalam video.

Diketahui video tersebut diambil saat Komisi gabungan DPRD Kutim melakukan sidak ke PT Kobexindo Cement, yang berada di Desa Desa Sekerat Kecamatan Bengalon dan Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang, Kamis (10/6/2021) kemarin.

Kegiatan sidak ini merupakan buntut dari permasalahan beredarnya lowongan kerja PT Kobexindo Cement yang memberi persyaratan bagi pelamar untuk menguasai bahasa mandarin.

Membahas permasalahan itu, DPRD Kutim telah menggelar kegiatan ruang dengar pendapat namun tidak dihadiri oleh perusahaan terkait.

Oleh karenanya dewan menggelar sidak ke tempat perusahaan asing tersebut, untuk memeriksa kondisi perusahaan dalam beroperasi di lapangan.

Baca Juga: Diminta Klarifikasi Persyaratan Bahasa Mandarin, Perusahaan Semen tak Hadiri RDP di DPRD Kutim

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved