Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Pantau Akselerasi Kaltim Berdaulat, Gubernur Kunjungan Kerja ke Kukar dan Kubar

Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur (Wagub) H Hadi Mulyadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Gubernur Kaltim, H Isran Noor dan Wakil Gubernur (Wagub) H Hadi Mulyadi saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke dua kabupaten, yakni Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, 10-11 Juni 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur (Wagub) H Hadi Mulyadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, 10-11 Juni 2021.

Keduanya ingin memastikan apakah visi Kaltim Berdaulat berjalan sesuai harapan.

Empat lokasi menjadi target kunjungan, satu di Kutai Kartanegara (Kukar) dan tiga lokasi di Kutai Barat (Kubar).

Baca juga: Dispar Kaltim dan Kemenparekraf Gelar Bimtek Profiling Pariwisata dan Ekraf

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pengembangan ternak sapi di Miniranch Jayatama di Desa Jonggon Jaya, Loa Kulu Kutai Kartanegara.

Di lokasi pertama, Gubernur Isran langsung berdiskusi dengan kelompok peternak yang menggembalakan sapi di atas lahan konsesi tambang PT Multi Harapan Utama (MHU) dalam kelola PT Bramasta Sakti.

Di kawasan itu, Pemprov Kaltim melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) sudah memberikan berbagai bantuan.

Tahun 2015 diawali dengan pemberian bantuan bibit ternak sapi sebanyak 55 ekor betina 5 ekor jantan, tujuannya tentu peningkatan populasi sapi.

Bantuan ternak sapi kembali diberikan pada tahun 2018 berupa 14 ekor pejantan pemacek untuk up-grading potensi genetik populasi sapi setempat.

Baca juga: Jadi Dasar Pembangunan Jangka Menengah, Perubahan RPJMD Kaltim 2019-2023 Sesuai Isu Strategis

DPKH juga memberikan layanan kesehatan hewan, pengobatan dan vaksinasi pada tahun 2019 untuk pemberantasan penyakit dan peningkatan vitalitas individual sapi.

Provinsi juga memberikan bantuan pakan konsentrat sebanyak 3.000 kg pada tahun 2019 untuk peningkatan nilai gizi pakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved