Berita Berau Terkini
Pemkab Berau Batal Beli 4 Persen Saham PT Indo Pusaka Berau
Wacana Pemkab Berau untuk membeli 4 persen saham di PT Indo Pusaka Berau (IPB) terpaksa gagal.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Wacana Pemkab Berau untuk membeli 4 persen saham di PT Indo Pusaka Berau (IPB) terpaksa gagal.
Kepala Bagian Ekonomi, Pemerintahan Kabupaten Berau, Kamaruddin yang juga merupakan komisaris perwakilan dari Pemkab Berau itu mengakui, adanya beberapa pertimbangan terkait pembelian saham tersebut.
Sebelumnya, wacana akan membeli saham 4 persen tersebut telah dimulai sejak tahun lalu.
Baca Juga: DPRD Berau Minta Rumah Sakit Tipe B Harus Masuk Program Prioritas Tahun 2022
Baca Juga: Manager UP3 Berau Sebut Pengerjaan Jaringan Listrik Dua Desa di KTT Capai 30 Persen
Perlu diketahui PT IPB sendiri berbeda dari perusahaan daerah, kendati pihak IPB juga memberikan dana deviden kepada Pemkab Berau setiap tahun
“Ini berbeda ya, ini konsorsium, ada 3 pemegang sahamnya, Pemkab Berau yang paling tertinggi sebanyak 49 persen,” jelasnya kepada TribunKaltim.Co, Selasa (15/6/2021).
Kamaruddin menjelaskan, banyak pertimbangan lainnya seperti interkoneksi yang juga berpengaruh, serta beberapa lainnya seperti alat ataupun mesin yang ditakutkan tidak bertahan lama.
Baca Juga: Gelar Rapat Pansus, DPRD Berau Minta Data Keuangan dan Kinerja PT IPB
Baca Juga: Wakil Bupati Berau Gamalis Ingin Prioritaskan Bangun Jembatan dan Dermaga di Pulau Derawan
Begitu juga pihaknya menghitung keuntungan yang bisa didapatkan dari pihak IPB untuk memberikan dana bagi hasil ke pemerintah.
Menurut Kamaruddin, kendati IPB dikatakan tidak rugi dan masih memberikan dana kepada Pemkab Berau, tetapi pihaknya memilih untuk tidak membeli 4 persen saham tersebut.
“Ya mereka tidak bisa dikatakan rugi juga, hanya saja banyak pertimbangan,” ungkapnya.
Kamaruddin sendiri belum bisa menjelaskan sejauh mana IPB memberikan keuntungan bagi Pemkab Berau, yang pasti setidaknya dalam 5 tahun kebelakang keuntungan yang diberikan hampir mencapai Rp 1 miliar pertahun.
Baca Juga: Penanganan Abrasi di Pulau Derawan Berau, Wabup Gamalis Akui Belum Bisa Mengatasi dalam Waktu Dekat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-bagian-ekonomi-kamaruddin0.jpg)