Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Target Pertumbuhan Ekonomi Berubah, Pansus Revisi RPJMD Dibentuk

Panitia khusus (Pansus) Pembahas Perubahan RPJMD Kaltim resmi bekerja sejak dibentuk pada Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kaltim, Selasa (15/6) kemarin.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kaltim, Selasa (15/6) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Perubahan RPJMD Kaltim resmi bekerja sejak dibentuk pada Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kaltim, Selasa (15/6) kemarin.

Pansus tersebut diketuai oleh Agus Suwandi dan Romadhony sebagai wakil ketua.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun usai memimpin rapat paripurna penyampaian nota perubahan RPJMD 2019-2023 yang telah disahkan dengan Perda Nomor 2 Tahun 2019 mengatakan, harus dilakukan perubahan karena beberapa hal.

"Perubahan itu dilakukan karena penyesuaian rencana pembangunan menengah nasional (RPJMN). Kemudian mengingat situasi pandemi yang terjadi saat ini, maka banyak perubahan rencana strategis terkait pembangunan di Kaltim," jelas Samsun.

Baca juga: DPRD Pertanyakan Kewenangan dalam Penindakan Tambang Ilegal

Lebih lanjut dikatakan Samsun, ada beberapa perubahan dalam target RPJMD Kaltim nantinya, termasuk asumsi pertumbuhan ekonomi dan asumsi pendapatan masyarakat.

"Ini dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, sehingga ada perubahan yang signifikan terhadap hal itu. Perubahan harus menyesuaikan kondisi saat ini," ujarnya.

Senada dengan Muhammad Samsun, Ketua Pansus RPJMD Agus Swandi menjelaskan, sesuai dengan permintaan dari eksekutif, bahwa parameter perlunya perubahan RPJMD cukup banyak.

Selain disebabkan berubahnya RPJMN dan kondisi pandemi saat ini, juga dikarenakan ditunjuknya Kaltim menjadi IKN.

"Tentu dengan parameter semua ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kaltim, maka target ini harus disesuaikan. Jangan sampai target saat belum ada pandemi itu masih digunakan, sedangkan pencapaiannya agak berat. Saya kira, hampir semua daerah melakukan hal yang sama," beber politikus Gerindra ini.

Baca juga: Rencanakan Bangun Terowongan dan Flyover di Gunung Manggah, Pemkot Perlu Lakukan Studi Kelayakan

Pasca pansus dibentuk dalam rapat paripurna, Agus Swandi bersama rekan anggota pansus secepatnya bekerja dengan melakukan koordinasi dengan OPD dan instansi terkait.

Hal itu untuk mengetahui sejauhmana RPJMD ini harus berubah.

"Nanti kita kupas semua parameternya, termasuk pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, tingkat kemiskinan, serta semua yang berdampak karena kondisi pandemi. Kita akan melakukan hearing atau rapat bersama dengan seluruh OPD terkait terhadap penentuan pertumbuhan ekonomi ini," jelas mantan ketua Komisi III DPRD Kaltim ini. (adv/hms6)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved