Selasa, 2 Juni 2026

Virus Corona di Paser

Andalkan WhatsApp, Siswa SMPN 2 Kuaro Paser Belajar Menyusun Pidato Kala Pandemi Covid-19

Pandemi Corona atau Covid-19, belum hilang dari Kalimantan Timur, membuat dunia pendidikan mengubah konsep belajar mengajarnya

Tayang:
Editor: Budi Susilo
HO/NURHAEDAH
Aisyah, salah satu siswa Nurhaedah, menunjuk pidato untuk kelasnya. Pendidikan sekolah negeri yang ada di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur yang harus bisa beradaptasi di tengah keterbatasan jarak sosial kala pandemi Corona, Kamis (17/6/2021).   

TRIBUNKALTIM.CO, KUARO – Pandemi Corona atau Covid-19, belum hilang dari Kalimantan Timur, membuat dunia pendidikan mengubah konsep belajar mengajarnya. 

Termasuk satu di antaranya pendidikan sekolah negeri yang ada di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur yang harus bisa beradaptasi di tengah keterbatasan jarak sosial kala pandemi Corona, Kamis (17/6/2021).  

Seperti halnya, Nurhaedah, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IX di SMPN 2 Kuaro menggunakan pendekatan pembelajaran aktif pada pembelajarannya.

Selama pandemi Corona, ini merupakan tantangan tersendiri baginya untuk menerapkan pembelajaran aktif selama pembelajaran via internet, jaringan online.

Baca Juga: Pandangan Pedagang soal Sembako akan Diterapkan PPN, Lagi Pandemi Sulit Ditambah Lagi Susah

Kali ini, harapan Nurhaedah, seluruh siswa yang berjumlah 20 orang dapat menulis kerangka pidato persuasi.

Tentu saja tujuannya agar siswa dan siswi mampu mengembangkannya dengan memperhatikan struktur dan ciri kebahasaan yang tepat.

“Dengan memahami instrument teks pidato, siswa dapat membuat pidato sendiri,” ujar Nurhaedah kepada Tribunkaltim.co yang dikirim via WhatsApp.

Di awal pembelajaran, Nurhaedah memberikan contoh teks pidato Presiden Ir. Soekarno dan video melalui WhatsApp.

Baca Juga: Lembaga Konservasi Orangutan Peduli Penanganan Pandemi Covid-19, Puskesmas di Muara Wahau Dibantu

Lalu Nurhaedah mengajak siswa diskusi. Dalam diskusi tersebut siswa belajar bagaimana cara menuangkan sebuah gagasan ke dalam kerangka pidato.

Kemudian dikembangkan sesuai dengan struktur dan ciri kebahasaan dengan runtut sesuai tema yang diangkat serta memperhatikan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar.

Siswa mengerjakan penugasan membuat teks pidato.

Namun sebelum membuat teks pidato, siswa diminta untuk memilih tema pidato.

Baca Juga: Peduli Pendidikan, Bunda PAUD Kukar Serahkan Bantuan ke TK Negeri Pembina, Gandeng Tanoto Foundation

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved