Berita Balikpapan Terkini
Terduga Pelaku Pembakaran di Gunung Bugis Balikpapan Dinyatakan Positif ODGJ
Pihak Polsek Balikpapan Barat telah menerima hasil pemeriksaan kejiwaan dari terduga pelaku pembakaran berinisial BB (18) atau anak dari korban jiwa p
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah |
Sontak hal tersebut membuat sang ibu langsung beranjak bangun begitu mendengar suara orang berteriak.
Baca juga: Warga Bakar Sampah Dekat Pipa Jargas, Semburan Api Nyaris Hanguskan Permukiman di Balikpapan Tengah
"Namanya juga orang tua, begitu mendengar suara teriak dan api di depan muka, pasti kaget dan kebingungan. Beda dengan anak muda, pasti refleks langsung bergerak. Ini ibu saya, jalan saja susah," jelas Arbaya seraya mengaku jika ibunya saat ini masih susah bernapas dan sesak akibat asap dari kebakaran tersebut.
Hal ini membuat ibu Arbaya tidak bisa tidur nyenyak sejak kejadian kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah itu.
"Kasihan sekali, ibu saya itu kalau dipaksa tidur sering tersentak kaget. Katanya dia seperti mendengar suara orang berteriak. Sepanjang hari juga menangis karena rumah dan semua barang hangus terbakar," ujar wanita itu.
Kendati demikian, Arbaya mengatakan jika perhiasan ibunya sempat terselamatkan, meski surat-surat berharga ludes dilalap si jago merah.
"Untungnya waktu itu perhiasan sempat dipakai. Jadi waktu keluar diselamatkan warga, ibu benar-benar hanya menggunakan baju dan perhiasan yang ada di badan saja," ungkapnya.
Meski tidak tahu kapan akan kembali membangun rumah sang ibu, Arbaya mengatakan kepada awak media bahwa pemulihan trauma pasca kebakaran tersebut menjadi fokus utamanya dan keluarga.
"Harta itu bisa dicari, ibu saya selamat saja sudah lebih dari cukup. Saya bilang ke dia tidak usah menangis, karena bagaimana pun kita bersedih, tidak akan mengembalikan semua yang sudah hilang. Hal terpenting saat ini, ibu saya sehat dan sembuh dari trauma. Insya Allah kalau ada rezeki, rumah ibu akan kita bangun lagi," tuturnya.
Trauma Healing Anak Pasca Kebakaran, Om Batman Hibur Anak-Anak
Jelang sore hari, ada pemandangan tak biasa di tengah kesibukan korban dan warga Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, yang tengah mengumpulkan sisa barang pasca kebakaran yang terjadi pada Sabtu (5/6/2021) lalu.
Segerombolan bocah SD yang sejak pagi telah sibuk membantu di lokasi, tiba-tiba teralihkan fokusnya kala seorang pria dengan kostum superhero datang sambil melambaikan tangan.
Tak butuh waktu lama, pria dengan pakaian dan topeng lengkap dari karakter DC Comics tersebut, langsung dikerumuni anak-anak yang bertepuk tangan sambil meneriakan nama Batman.
Om Batman, panggilan akrab pria tersebut, memang merupakan seorang pekerja sosial yang kerap datang ke lokasi bencana untuk menghibur dan membantu anak-anak menghilangkan trauma pasca musibah.
"Saat terjadi bencana, anak-anak berpotensi mengalami trauma hebat yang dapat mengganggu aktivitas mereka bahkan bisa terbawa sampai dewasa. Jadi selain bantuan secara material, dukungan moral juga menjadi salah satu hal penting untuk proses trauma healing," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapolsek-balikpapan-barat-kompol-totok-eko-darminto-tribunkaltimcodwi-ardianto.jpg)