Kamis, 14 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Total Utang Baru Jokowi Capai 900 Juta Dollar AS dari Bank Dunia Bulan Juni 2021, Berapa Rupiah?

Total utang baru Jokowi capai 900 Juta Dollar AS dari Bank Dunia bulan Juni 2021, berapa rupiah?

Tayang:
instagram/kyai_marufamin
Presiden Joko Widodo dan Cawapres Maruf Amin saat di Istana Negara. Total utang baru Jokowi capai 900 Juta Dollar AS dari Bank Dunia bulan Juni 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru Presiden Joko Widodo alias Jokowi menarik utang baru dari Bank Dunia.

Dari data yang diperoleh di bulan Juni 2021 total utang baru pemerintah Indonesia mencapai 900 juta dollar AS. 

Bila dirupiahkan, pemerintah kembali berhutang dengan Bank Dunia setara dengan Rp13,04 Triliun (kurs Rp 14.480).

Pemerintah bukan tanpa alasan menarik utang baru dari Bank Dunia.

Utang baru tersebut dipakai memperkuat sistem kesehatan nasional.

Simak informasi selengkapnya dalam artikel ini.

Baca juga: Manuver Relawan! Wacana Jokowi - Prabowo Pilpres 2024 Menguat, Istana: Tolak Presiden 3 Periode

Baca juga: Gofar Hilman dalam Masalah Pelik, Korban Dugaan Pelecahan Seksual Tambah Banyak, Total Ada 8 Aduan

Dilansir Kompas.com Bank Dunia atau World Bank baru saja menyetujui pinjaman baru sebesar 500 juta dollar AS yang diajukan pemerintah Indonesia.

Utang baru dipakai untuk memperkuat sistem kesehatan nasional.

Beberapa di antaranya yakni penambahan tempat isolasi pasien virus corona (Covid-19), tempat tidur rumah sakit, penambahan tenaga medis, lab pengujian, serta peningkatan pengawasan dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi.

Selain itu, pinjaman dari Bank Dunia juga akan dipakai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperluas program vaksinasi Covid-19.

Pada 10 Juni 2021 lalu, Bank Dunia juga sudah menyetujui utang baru yang diajukan pemerintah Indonesia sebesar 400 juta dollar AS.

Sehingga total utang baru yang ditarik Indonesia selama bulan Juni 2021 yakni sudah mencapai sebesar 900 juta dollar AS atau setara dengan Rp 13,04 triliun (kurs Rp 14.480).

"Selain untuk mendukung vaksinasi gratis dari pemerintah, utang ini akan membantu sistem kesehatan Indonesia menjadi lebih baik dan memperkuat sistem pengawasan melalui pengujian dan pelacakan kasus-kasus baru Covid-19," jelas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dikutip dari laman resmi Bank Dunia, Sabtu (19/6/2021).

Baca juga: DAFTAR PEMAIN Jerman vs Portugal di EURO 2020, Ronaldo Cs Kalah Statistik, Kans Menang Joachim Loew

Lanjut Budi, dana pinjaman juga akan dialokasikan untuk penanganan dan pencegahan varian virus baru dari virus corona.

Masih dikutip dari laman Bank Dunia, pemerintah Indonesia menyebutkan bahwa program vaksinasi gratis akan menjangkau 181,5 juta orang berusia dewasa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved