Berita Tarakan Terkini

Diskominfo Tarakan Akui Server untuk Daftar PPDB Online Sempat Down karena Listrik Padam

Penerapan sistem pendaftaran online di hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Tarakan masih dikeluhkan.

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Pengecekan server PPDB online di DKISP Kota Tarakan. Server sempat down akibat listrik padam sehingga mengganggu proses PPDB, namun kini sudah bisa digunakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Penerapan sistem pendaftaran online di hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Tarakan masih dikeluhkan.

Ini lantaran saat proses pendaftaran, sejumlah orangtua siswa kesulitan menginput data.

Begitu juga operator admin PPDB di beberapa sekolah yang mengakui server sempat bermasalah.

Sebelumnya, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kota Tarakan membantu Disdik Tarakan untuk penerapan pendaftaran PPDB sistem online.

Bahkan uji coba atau simulasi sudah dilakukan pihak DKISP Kota Tarakan.

Baca juga: Cegah Server Down saat PPDB, Komisi IV DPRD Harapkan Disdikbud Belajar dari Pengalaman Tahun Lalu

Dibeberkan Kepala Bidang Pengembangan Aplikasi Teknologi Informasi di DKISP, Totok Murhanto, pihaknya sudah melakukan identifikasi penyebab terjadinya server down di hari pertama pendaftaran PPDB online.

"Ternyata kita sudah identifikasi dari tadi malam. Cuma kan tadi malam kalau mau ke kantor hujan deras," ujarnya.

"Ternyata setelah mati lampu, server itu tidak mau menyala. Kami akhirnya ke kantor untuk kita cek, ternyata di fisik salah satu server itu mempengaruhi ke yang lainnya," ungkap Totok.

Ia melanjutkan server yang mati adalah server induk dan pemadaman listrik terjadi di area server induk.

"UPS-nya kan tidak kuat karena kondisi mati lampu yang lama. RAM-nya server tidak terbaca akhirnya tidak bisa up sampai ke OS-nya. Apalagi sampai ke aplikasinya mempengaruhi juga ke server di bawahnya yang sub domain nya," beber Totok.

Baca juga: PPDB SMK di Kaltim Bermasalah, Server Down Siswa Gagal Mendaftar, Jadwal PPDB Diperpanjang

Ia melanjutkan lagi, server PPDB-nya memang tidak ikut mati. Namun karena jalur keluar tidak ada akhirnya data tak bisa diakses.

Server ini lanjut Totok, termasuk penyimpanan untuk semua aplikasi.

"Termasuk juga data-datanya di dalam kayak komputer sebenarnya cuma kelasnya server," beber Totok.

Adapun kapasitas penyimpanan hanya 500GB. Dan tak hanya satu tetapi sampai 6 server.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved