Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kutim Tanam 50 Pohon Ulin di Taman Botani
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperingati Hari Lingkungan Hidup (Harling) Sedunia.
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperingati Hari Lingkungan Hidup (Harling) Sedunia.
Momen peringatan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan pelestarian di Taman Botani, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Sayid Abdullah Perkenalkan Musik Tingkilan Kutai di Folder Ilham Maulana Kutim
Kepala DLH Kabupaten Kutai Timur, Aji Wijaya Effendie mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setahun sekali ini menjadi pengingat bahwa manusia wajib hidup berdampingan dengan lingkungan.
Mulai dari hal kecil, masyarakat Kutai Timur yang hidup berdampingan dengan lingkungan bisa ikut berkontribusi secara global.
"Kita dapat bersama-sama mengambil peran dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, salah satunya dengan menanam pohon," ujar Aji Wijaya.
Menyesuaikan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021, yakni Restorasi Ekosistem, pemerintah daerah bekerja sama dengan instansi terkait melakukan penanaman 50 pohon ulin di Taman Botani.
Menanam pohon merupakan salah satu upaya DLH dalam melakukan pemulihan lingkungan, guna membentuk generasi yang bisa berdamai dengan alam.
Baca juga: Murid SD dan SMP Ikuti Pendidikan Lingkungan Hidup Sambil Berwisata di Goa Kombeng Kutim
Selain penanaman pohon, kegiatan bersih-bersih di Taman Botani juga dilakukan sebagai bentuk pemeliharaan terhadap lingkungan.
"Masyarakat bisa mulai dari hal kecil seperti menanam pohon, menghijaukan lingkungan sekitar, serta berbuat nyata dalam mengelola sampah," ucapnya.
Kegiatan bersih-bersih juga penting untuk melindungi bumi dari kerusakan ekosistem akibat pengelolaan sampah yang tidak benar.
Lingkungan hidup yang lebih baik akan menjaga dan memperkaya keanekargaman hayati, sehingga manfaat yang dirasakan lebih besar bagi bumi dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Armin mengatakan, tema Restorasi Ekosistem merupakan upaya pemulihan lingkungan yang telah terdegradasi serta pelestarian ekosistem yang baik.
Upaya pemulihan itu penting untuk membentuk generasi yang bisa berdamai dengan alam.
Baca juga: Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kutim Buka Kesempatan Bagi Pendonor Darah
Berdasarkan tema tersebut, DLH Kutim mengambil fokus kegiatan di Taman Botani yang merupakan lahan konservasi.
"Kegiatan pada hari ini salah satunya penanaman pohon ulin. Kita pilih pohon ulin karena tanaman endemik asli Kalimantan," ucap Armin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dlh-kutim.jpg)