Timnas Indonesia
Tak Mau Tertinggal dengan Negara ASEAN Lainnya, Thailand Bakal Ikuti Langkah Timnas Indonesia
Timnas Indonesia boleh babak belur di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia lalu, namun ternyata metode Timnas Indonesia bakal diikuti oleh Thailand
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
"Tim-tim Asia yang mengalahkan Thailand di kualifikasi Piala Dunia 2022 telah diperkuat pemain naturalisasi," tulis Siam Sport (20/6/2021).
"Juga, (naturalisasi pemain) dapat meningkatkan kualitas tim."
Di Grup G, terdapat Uni Emirat Arab yang memiliki Sebastian Tagliabue dan Fabio Lima.
Timnas Malaysia juga mengerahkan pemain naturalisasi seperti Guilherme de Paula, Mohamadou Sumareh, hingga Liridon Krasniqi.
Timnas Thailand asuhan Akira Nishino bertengger di peringkat keempat Grup G, hanya lebih baik dari Indonesia.
Baca juga: NEWS VIDEO 144 Pemain Dipanggil untuk Timnas Indonesia, Persiapan Piala Dunia U-20
Realita tersebut barangkali bisa mendesak federasi sepak bola Thailand (FAT) untuk memulai program naturalisasi pemain.
Sementara itu, PSSI telah memastikan Ezra Walian sebagai pemain naturalisasi terbaru yang sah memperkuat timnas Indonesia (14/6/2021).
Timnas Indonesia kembali Kalah dari Vietnam
Vietnam memiliki catatan bagus dalam statistik terbaik fair play di Asia Tenggara pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Vietnam menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Baca juga: Shin Tae-yong Beraksi Lagi, 144 Pemain Dipanggil untuk Timnas Indonesia, Persiapan Piala Dunia U-20
Vietnam juga menjadi tim teratas Asia Tenggara dalam hal fair play dalam turnamen tersebut.
Tim besutan Park Hang-seo hanya menerima sembilan kartu kuning sepanjang delapan pertandingan putaran kedua.
Rata-rata satu kartu kuning per pertandingan.
Empat Pertandingan tidak ada kartu kuning.
BolaSport.com melansir dari Vn Express, menurut Asian Football Confederation (AFC), kartu kuning akan membuat tim kehilangan satu poin, merah tidak langsung (dua kartu kuning dalam satu pertandingan) tiga poin, dan empat untuk kartu merah langsung.
Baca juga: Timnas Indonesia Selevel dengan Guam dan Kamboja, Skuat Shin Tae-yong Dilabeli Tim Gurem di Asia