Buah Sawo
JANGAN Anggap Sepele, Mengonsumsi Buah Sawo Bisa Mencegah kanker
Dibalik rasanya yang manis, buah yang banyak tumbuh di daerah tropis ini dipercaya bisa mencegah kanker
Serat juga melindungi membran luar usus besar dari racun karsinogenik.
4. Anti Diare
Sawo dianggap sebagai anti-diare karena sifat pencaharnya. Konsentrat yang disiapkan dengan merebus sawo dalam air dapat meredakan diare. Ini juga membantu meringankan tumpukan dan disentri.
Minat masyarakat konsumsi sawo masih rendah
Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia DPP Kaltim, Prof Dr Bernatal Saragih menyebutkan salah satu alasan masyarakat masih rendah konsumsi sawo karena menilai buah tersebut buah lokal yang mudah ditemukan.
"Karena masyarakat berpikir Sawo adalah buah lokal yang mudah ditemukan dimana saja," ujarnya.
"Bahkan di pekarangan rumah pun buah ini bisa tumbuh dengan subur," ucap Bernat, kepada TribunKaltim.co, Kamis (24/6/2021).
Baca juga: Berkenalan dengan Buah Sawo, Asal Usul dan Manfaatnya
Padahal lanjutnya, buah Sawo memiliki kandungan polifenol dan karotenoid yang baik untuk kesehatan tubuh.
"Kalau kita makan satu buah Sawo, dia ada rasa klat dan sepat. Itu karena efek kandungan karotenoidnya," jelasnya.
"Nah justru itu yang bagus untuk tubuh karena kaya akan antioksidan," terang salah satu Dosen Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman tersebut.
Selain itu lanjutnya, di dalam Sawo terkandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Yaitu Vitamin C, Karbohidrat, serat, zat besi dan tembaga.
"Dia juga kaya akan gula dan disarankan setiap hari cukup mengonsumsi satu buah saja. Karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik," sarannya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/buah-sawo-3.jpg)