Rabu, 29 April 2026

Berita Paser Terkini

Bupati Inginkan IDI Paser Tetap Jadi Pioner dalam Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengingatkan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser tetap menjadi pioner dalam meningka

Penulis: Syaifullah Ibrahim |
HO/HUMAS PEMKAB PASER
Bupati Paser, dr Fahmi Fadli saat sesi foto bersama dengan peserta Musyawarah Cabang ke-5 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser, pada Sabtu (26/6/2021) kemarin, di Ruang Pertemuan RSUD Panglima Sebaya, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengingatkan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser tetap menjadi pioner dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Paser saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser, pada Sabtu (26/6/2021) kemarin, di ruang pertemuan RSUD Panglima Sebaya.

Seluruh dokter yang terhimpun dalam wadah IDI Kabupaten Paser harus berjuang serta sadar akan hak dan kewajibannya dengan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap umat manusia.

Selain itu, mereka harus selalu berupaya memberikan darma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan keprofesiannya.

"Ini merupakan salah satu pilar pokok dalam pembangunan kesehatan, untuk itu IDI harus meningkatkan cara kerja yang profesional dalam berpegang teguh pada sumpah dokter dan etika kedokteran untuk menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera," jelas Fahmi Fadli.

Baca juga: Bupati Paser Beri Tenggat Waktu Kades Selesaikan RPJMDes dalam 3 Bulan

Menurutnya, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat.

Perkembangan masyarakat global menyebabkan pengabdian profesi seorang dokter semakin hari semakin kompleks.

"Agar pengabdian profesi tersebut tetap berjalan sesuai dengan cita-cita luhur profesi kedokteran, maka rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap hak-hak asasi pasien harus dijunjung tinggi oleh para dokter," tuturnya.

Pengalaman dan penghayatan ilmu itu akan bertambah penting karena keberadaan profesi kedokteran tidak bisa dilepaskan dari dinamika kehidupan bermasyarakat.

"Di samping itu dokter turut berperan aktif bersama Pemerintah Kabupaten Paser dalam pembangunan di bidang kesehatan secara menyeluruh dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat," katanya.

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Paser, bupati mengharapkan peran serta para dokter, sebagai kelompok masyarakat yang mengerti betul kondisi dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Paser.

Baca juga: Wujudkan Program Paser MAS, Bupati Paser Tekankan Kades Harus Bersinergi dengan Pemerintah

Bupati menitipkan 2 hal yang harus diselesaikan oleh para dokter, yaitu penanganan Covid-19 dan peningkatan kompetensi dan kualitas aparatur.

Dengan Muscab ke-5 IDI, ia mengharapkan agar dapat dijadikan momentum penguatan profesi dokter untuk lebih baik lagi, dengan menjunjung tinggi kode etik profesi dokter.

"Hargai otonomi klien, melakukan tindakan yang benar sesuai standar, mencegah tindakan yang dapat merugikan klien, memperlakukan pasien secara adil dan tidak diskriminatif, memberikan penjelasan, menepati janji, dan menjaga kerahasiaan," pesan Bupati Paser.

Berita tentang Paser

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved