Berita Bontang Terkini
Cara Unik Warga Bontang Kuala Sampaikan Protes, Banjir Rob Jadi Wahana Bermain
Akses jalan masuk ke destinasi wisata Bontang Kuala terus direndam banjir rob saat air laut pasang tinggi.
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Akses jalan masuk ke destinasi wisata Bontang Kuala terus direndam banjir rob saat air laut pasang tinggi.
Fenomena ini telah terjadi sejak 4 tahun terakhir.
Keresahan dan keluhan masyarakat yang aktivitasnya kerap terganggu pun sering disampaikan ke Pemkot Bontang.
Namun hingga kini, keluhan yang dilayangkan ke pemerintah itu belum juga mendapat jawaban.
Berbagai macam aksi protes yang dikemas dengan nyentrik pun sering dilakukan, mulai dari balap kapal ketinting, hingga menjadikan pusat banjir rob sebagai wahana bermain para warga dan anak-anak.
Baca juga: Atasi Banjir DPRD dan Pemkot Bontang Beda Pendapat, Masyarakat jadi Korban
Salah seorang pemuda di Bontang Kuala, Agung Nugraha menuturkan, banjir yang melanda 3 hingga 4 kali dalam sebulan ini banyak menggangu aktivitas masyarakat.
Bahkan tak jarang, banyak pengunjung wisata yang dirugikan.
Kendaraan yang digunakan kerap mogok akibat terendam bajir.
Belum lagi, banjir yang berasal dari air laut ini tentu memperparah kerusakan kendaraan.
Alhasil wisatawan kapok untuk kembali berwisata di Bontang.
"Karena air laut pang. Berkarat parah motor. Beda kalau air biasa. Jadi orang makin malas ke sini," tuturnya saat ditemui TribunKaltim.co, Minggu (27/6/2021).
Baca juga: Walikota Basri Rase Klaim Pembangunan Jalan Lingkar jadi Solusi Atasi Banjir Rob di Bontang
Ia menuturkan, banyak warga mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua yang sengaja datang bermain ke sini.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk aksi protes agar mendapat perhatian dari pemerintah.
"Malahan kemarin kelompok pemuda di sini dipakai balap kapal ketinting. Biar mereka yang di atas sana (pemerintah) itu tahu. Kalau di sini ada banjir rob yang pagi sore merendam warga Bontang Kuala," tutur Agung.
Agung mengatakan, bentuk protes semacam ini telah sering dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sejumlah-warga-melakukan-aksi-protes-saat-banjir-rob-melanda.jpg)