Rabu, 29 April 2026

Virus Corona di Berau

Kasus Covid-19 di Berau Meningkat, Bupati Sri Juniarsih akan Buat Pemberlakuan Jam Malam

Satgas Covid-19 Berau melakukan evaluasi penanganan penambahan kasus di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau, Sri Juniarsih saat bersua dengan TribunKaltim.co pada Senin (28/6/2021). Satgas Covid-19 Berau melakukan evaluasi penanganan penambahan kasus di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Satgas Covid-19 Berau melakukan evaluasi penanganan penambahan kasus di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Bupati Berau, Sri Juniarsih memimpin evaluasi tersebut, menegaskan, beberapa hal untuk tindak lanjut agar kasus Covid-19 kembali landai.

Terutama pada Kecamatan Tanjung Redeb yang menjadi zona merah kembali. Juga adanya penambahan kasus akibat pelaku perjalanan.

"Cukup ada lonjakan yang mengkhawatirkan, maka harus ada antisipasi cepat dalam pelaksanaan ini," jelasnya, Senin (28/6/2021).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Positif Covid-19 Meningkat, Kapolres Usul Efek Jera dan Evaluasi Rutin

Pengawasan Mulai Kendor

Dalam evaluasi tersebut, Bupati Sri Juniarsih, mengakui memang benar Satgas Covid-19 Kabupaten Berau sedikit kendor dalam pengetatan pengawasan.

Apalagi setelah adanya banyak kasus landai yang terjadi.

Kesimpulan dari rapat tersebut, pihaknya berkoordinasi bersama untuk memberlakukan jam malam, dan menegaskan rumah makan untuk tidak menggelar meja.

Terutama di daerah tepian Berau untuk tidak diperbolehkan nongkrong, namun pedagang masih bisa berjualan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Berau, Dinkes Sebut Belum Perlu Buka Rumah Sakit Darurat

Keputusan itu mereka ambil sembari menimbang ekonomi masyarakat pelaku UMKM. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi yang terbaik untuk saat ini.

"Perlu diakui memang kita kendor ya, sesekali saya jalan, saya perhatikan banyak yang tidak lagi mengenakan masker," ungkapnya.

Selain itu, daerah lokasi tepian harus dipasangi peringatan yang menjelaskan kawasan tersebut ditutup.

Contohnya seperti penggunaan police line. Namun hal itu harus berkoordinasi lagi dengan pihak polres.

Baca juga: Bupati Berau Berharap PTM Tetap Digelar, Kendati Kasus Covid-19 Meningkat dalam Sepekan

Kemudian, lokasi milik pemda seperti lapangan GOR, lapangan olahraga sepak bola dan lapangan basket untuk ikut ditutup sementara waktu.

Lalu untuk Tempat Hiburan Malam (THM) harus ditutup sementara.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved