News Video
NEWS VIDEO Kapan Waktu yang Tepat Berjemur agar Terhindar dari Penularan Covid-19?
untuk menghindarkan diri dari tertular Covid-19 adalah memperkuat imunitas tubuh. Salah satunya dengan berjemur di bawah matahari pagi.
TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan kasus Covid-19 itu merata terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia
Hasil penelitian untuk menghindarkan diri dari tertular Covid-19 adalah memperkuat imunitas tubuh.
Salah satunya dengan berjemur di bawah matahari pagi.
Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia untuk berjemur badan saat pagi hari.
Apalagi, kasus Covid19 melonjak seperti saat ini, makin banyak orang yang berjemur setiap hari.
Baca juga: Singapura Berdamai dengan Covid-19, Anggap Seperti Flu Biasa, Tak Ada Lagi Karantina
Berjemur dan mendapatkan cahaya matahari pagi dipercaya membawa banyak manfaat bagi tubuh termasuk menambah imunitas.
Itulah yang orang cari demi bisa memperkuat diri agar tidak terpapar virus corona
Biasanya, banyak orang mulai keluar rumah dan berjemur pada jam tujuh pagi atau sebelum dan setelahnya, dengan pertimbangan sinar yang ada belum terlalu terik sehingga tidak menyengat di kulit.
Namun, ternyata itu adalah waktu yang kurang tepat untuk berjemur.
Pemahaman yang keliru ini justru disebut tidak akan banyak mendatangkan manfaat yang orang cari, sebaliknya risiko gangguan kesehatan malah bisa didapat.
Ahli gizi komunitas dr. Tan Shot Yen mengungkapkan hal tersebut melalui sebuah video di akun YouTube-nya. Menurutnya, waktu yang tepat untuk menjemur badan di bawah sinar matahari adalah sekitar pukul 10.00, bukan lebih pagi dari itu.
"Yang kita butuhkan sebetulnya adalah ultraviolet B. Ultraviolet B ini gelombangnya lebih pendek. Itu sebabnya, kita harus tunggu sedikit mataharinya naik. Jadi, kita di khatulistiwa, jam 10 sudah ada. Itu adalah alasan kita jemurnya jam 10.00," kata Tan.
Menurut Tan, dalam berjemur juga tidak perlu berlama-lama, cukup selama 15-20 menit, mengingat sinar matahari juga sudah cukup panas. Semakin banyak permukaan kulit yang terpapar sinar matahari di waktu ini, disebut Tan semakin baik pula hasilnnya.
Untuk itu, Tan mengimbau, bagi perempuan yang mengenakan jilbab atau kerudung, jika ingin berjemur matahari sebaiknya dilakukan di rumah agar ultraviolet B yang mereka cari dapat secara langsung mengenai permukaan kulit.