Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Dapat Bantuan Dana Rp 3,8 M, Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu di Kutim Mulai Dibangun

Kabupaten Kutai Timur patut berbangga sebagai daerah pertama di Provinsi Kalimantan Timur yang akan memiliki Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLH

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Proses pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di samping Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (30/6/2021). PLHUT dapat bantuan dana senilai Rp 3,8 miliar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kabupaten Kutai Timur patut berbangga sebagai daerah pertama di Provinsi Kalimantan Timur yang akan memiliki Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Saat ini, PLHUT tengah menjalani proses pembangunan di samping Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Kantor Kemenag Kutim, H Nasrun mengatakan, pembangunan PLHUT mendapat kucuran bantuan dana sebanyak kurang lebih Rp 3,8 miliar.

"Itu kita dapat bantuan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 3,8 miliar," ujarnya, Rabu (30/6/2021).

Bangunan PLHUT dicanangkan memiliki dua lantai di mana berbagai macam pelayanan haji dan umroh berada dalam satu tempat.

Baca juga: Kemenag Kutim Akan Bangun RKB MIN II , SBSN Kucurkan Rp 3 Miliar

Nasrun menjelaskan bahwa banyak manfaat dari kehadiran PLHUT di Kabupaten Kutai Timur

Salah satunya, tentu memudahkan pendaftar haji dan umroh sehingga tidak perlu bolak- balik mengurus berbagai keperluan administrasi.

"Nanti semua pengurusan andimistrasi haji dan umroh ada di satu tempat. Pendaftar haji tidak perlu ke sana-ke mari mengurus berkas," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Selain itu, di gedung PLHUT nantinya terdapat pula pusat pembinaan jamaah haji, baik pra haji maupun pasca haji.

Terdapat pula aula yang bisa digunakan masyarakat untuk acara atau kegiatan keagamaan dengan sistem sewa dengan pemerintah daerah.

"Masyarakat umum bisa menggunakan aula itu, tapi nanti sistemnya sewa dengan membayar ke pemerintah daerah," tuturnya.

Berita tentang Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved