Mata Najwa

Mata Najwa Malam Ini Seputar Covid-19, Najwa Shihab Kini Sorot PPKM Mikro, Jangan Tunggu Giliran

Mata Najwa malam ini seputar Covid-19, Najwa Shihab kini sorot PPKM Mikro, Jangan Tunggu Giliran

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribun Kaltim
Tayangan Mata Najwa malam ini di Trans 7 seputar Covid-19 

Fenomena Baru Covid-19 Terungkap di Mata Najwa

Tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, dr. Irandi Putra Pratomo menyebut, ada yang berbeda pada lonjakan Covid-19 saat ini.

Covid-19 kali ini disebut banyak dialami oleh pasien berusia muda.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Irandi dalam acara Mata Najwa, Rabu (23/6/2021) malam.

Sebelum lonjakan Covid-19 terjadi, pasien dengan gejala berat di ruang intensive care unit (ICU) dipenuhi oleh pasien berusia tua dengan penyakit penyerta.

Namun kali ini, Covid-19 mulai banyak ditemukan di pasien berusia muda.

"Cuman makin ke sini saya lihat usia muda dengan atau tanpa komorbid pun bisa masuk ICU," kata dr. Irandi.

Baca juga: Najwa Shihab Ditantang Jerinx SID, Disebut tak Berimbang, Tawarkan 4 Narasumber, Ada Eks Menteri

Sedangkan untuk pasien di ruang rawat biasa, pasien masih bercampur muda dan tua.

"Untuk tsunami kasus kali ini menjadi banyak pasien dengan usia muda, dengan atau tanpa komorbid," terang dr. Irandi.

"Itu yang harus kita hati-hati."

"Covid sepertinya tidak melihat usia," tegas dr. Irandi.

Pada segmen sebelumnya, dr. Irandi sempat mengungkit soal prosedur teropong paru menggunakan alat bronchoscopy yang dilakukan terhadap sejumlah pasien Covid-19.

Ia menjelaskan sekilas, prosedur tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di dalam saluran napas.

"Tujuannya untuk satu, melihat saluran napasnya apakah ada dahak yang terkumpul," kata dr. Irandi.

Ia menambahkan, pada pasien Covid usia muda banyak ditemukan mereka yang mengalami batuk darah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved