Berita Berau Terkini
Skenario PMI Berau Jaga Ketersediaan Darah, Telepon Relawan yang Sudah Terdata
Palang Merah Indonesia atau PMI Berau, mempersiapkan skenario untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasokan darah di Bumi Batiwakkal
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Palang Merah Indonesia atau PMI Berau, mempersiapkan skenario untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasokan darah di Bumi Batiwakkal.
Pasalnya, stok darah di UPTD PMI Berau masih memerlukan pendonor darah, dan diharapkan agar tidak kosong.
Sesuai data UPTD PMI Berau per 5 Juli 2021:
- golongan darah A sebanyak 4 kantong,
- golongan darah B sebanyak 29 kantong,
- golongan darah O sebanyak 19 kantong
- golongan darah AB sebanyak 8 kantong.
Total darah sebanyak 60 kantong.
Baca juga: Pendaftar Donor Plasma Konvalesen Tidak Bisa Dilayani, PMI Berau Tidak Punya Alat
Kepala Laboratorium PMI Berau, Edy Erwansyah menjelaskan PMI Berau masih membutuhkan darah, terutama golongan darah A.
“Lumayan banyak kebutuhan darah di Berau, tentu kami membutuhkan donor ya, untuk antisipasi juga,” ujarnya, Senin, (5/7/2021).
Tetapi kebutuhan stok darah tersebut tidak terpaku pada satu golongan saja. Melainkan merata dari A sampai AB.
Untuk mengantisipasi kekosongan itu, pihaknya senantiasa menginformasikan dan menelpon para relawan yang teregister di log book PMI.
“Kami selalu mengingatkan ke relawan yang sudah masuk waktunya untuk mendonor,” ungkapnya.
Baca juga: NEWS VIDEO Antisipasi Kekurangan Stok Darah, PMI Berau Jemput Bola
Selain itu, PMI Berau kini telah memiliki grup WhatsApp khusus para pendonor.
Sehingga, tidak membutuhkan waktu lama untuk mencari relawan yang ingin mendonorkan darahnya, untuk orang yang membutuhkan.
“Per golongan darah itu ada grupnya. Jadi kalau stok kurang kami langsung share di situ. Dan menghubungi orang-orang yang sudah biasa donor,” bebernya.
Menurut Edy Erwansyah, ada juga instansi-instansi yang kerap melakukan donor darah secara rutin.
Salah satunya, kerap dilakukan di Bandara Kalimarau.
“Itu dilakukan dua bulan sekali,” tuturnya.
Baca juga: Stok Darah Minim, PMI Berau Jemput Bola, Ajak Masyarakat Ikut Donor Darah
Dia mengatakan penggunaan darah bukanlah hal yang darurat.
Atau lebih tepatnya itu direncanakan oleh tenaga medis.
Sehingga, pihaknya memiliki waktu untuk melakukan restock darah di laboratorium.
Sementara itu, Edy Erwansyah juga kerap mengingatkan agar masyarakat tidak perlu ragu untuk mendonor darah di tengah pandemi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tak-ada-alat-donor-plasma-konvalesen.jpg)