Berita Kaltim Terkini
IKN Buka Peluang Lapangan Kerja, Rektor Unmul Minta Peran Kampus untuk Tingkatkan SDM di Kaltim
Pembangunan ibukota negara (IKN) tidak serta merta asal bangun. Karena perlu adanya strategi dan persiapan agar pembangunan ibukota negara di Kaliman
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembangunan ibukota negara (IKN) tidak serta merta asal bangun.
Karena perlu adanya strategi dan persiapan agar pembangunan ibukota negara di Kalimantan Timur bisa maksimal.
Maka itu Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Masjaya pada kesempatan menjadi narasumber dalam Talk Show berjudul Mengawal dan Menata IKN secara vVrtual, Selasa (6/7/2021), menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama adalah kepastian hukum dalam pengelolaan dan percepatan pembangunan ibukota negara.
Menurutnya, hal tersebut dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum rencananya akan benar-benar pindah pada tahun 2024 mendatang.
Baca juga: Dukung Pembangunan IKN, Rektor Unmul Ajak Seluruh Perguruan Tinggi Turut Berikan Inovasi
Selain menyiapkan desain yang ramah lingkungan serta tata kota yang teratur, Masjaya juga menyampaikan terkait serapan tenaga kerja ke depannya.
Menurutnya, jika IKN itu benar-benar terjadi, maka diprediksi jutaan lapangan pekerjaan akan benar-benar tersedia.
Namun yang perlu menjadi perhatian adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan itu sendiri.
Ia mengajak seluruh perguruan tinggi yang ada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, ikut berkontribusi memberikan inovasi untuk mendukung pembangunan IKN.
"Kita berikan edukasi peran sarjana harus terlibat. Kita harus tahu berapa jumlah sarjana insinyur di Kalimantan. Sebab kalau kita tidak antisipasi sedari sekarang, kemungkinan pekerja dari luar menguasai nanti," ucap Masjaya.
Sehingga ia bersama perguruan tinggi lainnya di Kaltim meminta kepada gubenur untuk bersinergi agar menciptakan sumber daya yang berkualitas, sebelum IKN benar-benar terbangun.
Baca juga: Kalimantan Timur Jadi IKN, Gubenur Isran Noor Targetkan Ekonomi Naik 7 Persen
Selain itu dari aspek ekonomi, dengan adanya IKN justru sebagai motor pergerakan uang di Kaltim.
Jika asumsi jutaan lapangan kerja muncul maka perputaran uang semakin cepat, bahkan tidak dipungkiri dalam sehari bisa meraup Rp 7,5 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rektor-unmul-masjaya-tribunka.jpg)