Berita Kaltim Terkini
Dukung Pembangunan IKN, Rektor Unmul Ajak Seluruh Perguruan Tinggi Turut Berikan Inovasi
Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Masjaya turut hadir dalam webinar terkait menata IKN di kawasan Samboja dan Sepaku, Selasa (6/7/2021).
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Masjaya turut hadir dalam webinar terkait menata IKN di kawasan Samboja dan Sepaku, Selasa (6/7/2021).
Dalam kesempatan tersebut ia memaparkan beberapa pandangannya terkait perencanaan pembangunan IKN di kawasan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara itu.
Ia mengatakan jika pembangunan ibukota ini jangan copy paste pembangunan ibukota sebelumnya.
Menurutnya harus ada inovasi dan peningkatan kualitas pembangunan di ibukota baru tersebut.
Selain itu, dengan adanya IKN, nantinya akan berdampak dengan pembangunan di kawasan sekitar sehingga terjadinya pemerataan pembangunan di kawasan IKN nantinya.
Baca juga: Kalimantan Timur Jadi IKN, Gubenur Isran Noor Targetkan Ekonomi Naik 7 Persen
Apalagi hal tersebut didukung dengan lokasi Kalimantan Timur yang dikatakan merupakan kawasan tengah-tengah di Indonesia.
Sehingga kawasan Indonesia Timur nantinya berdampak terhadap adanya kawasan IKN nanti.
"Titik sentral di tengah-tengah di seluruh Indonesia. Aksesibilitas mempermudah pemerataan pembangunan," ucap Masjaya.
Bahkan jika tidak terjadi hambatan, nantinya akan dilaksanakan groundbreaking yang akan dilakukan bulan Agustus mendatang.
Dengan tanda dimulainya groundbreaking itu, pemerintah baik pusat maupun daerah harus segera menyiapkan apa saja yang diperlukan dalam proses pembangunan IKN nanti.
Selain itu peran dukungan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, sebaiknya turut berperan serta memberikan kontribusi inovasi terkait pembangunan IKN ke depannya.
Baca juga: Dampak Pembangunan IKN, Gubernur Isran Noor Optimis Ekonomi Kaltim Tumbuh 7 Persen
Tidak hanya membahas soal IKN, Masjaya juga mengajak seluruh civitas akademik di seluruh Indonesia dalam melawan Covid-19.
Bentuk perlawanannya bukan soal penanganan medis, namun dari segi penelitian dan pengembangan sektor ekonomi.
Sehingga perbaikan ekonomi akan cepat pulih meskipun sedang berada dalam kondisi pandemi Covid-19.
"Mari kita sama-sama mencoba berbagai kerja sama membangun riset inovasi agar berikan kemajuan ekonomi dari keterpurukan saat ini," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rektor-universitas-mulawarman-masjaya-trib.jpg)