Senin, 13 April 2026

Virus Corona di Berau

Antrean Panjang Warga Berau Ingin Dapatkan Vaksin, Dinkes Akui Stok Sangat Terbatas

Vaksinasi pada masyarakat di Kabupaten Berau terus digencarkan oleh Pemkab Berau, namun jatah vaksin diakui belum bisa memenuhi permintaan.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Masyarakat mengantre untuk mendaftar dan menunggu vaksinasi yang diberikan Pemkab Berau, kendati stok yang tersedia tidak mencukupi. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Vaksinasi pada masyarakat di Kabupaten Berau terus digencarkan oleh Pemkab Berau, namun jatah vaksin diakui belum bisa memenuhi permintaan.

Bahkan masyarakat tidak segan untuk mengantre.

Kepala DInas Kesehatan Berau Iswahyudi mengakui adanya antrean panjang di kawasan DInas Kesehatan hingga menjalar menuju di depan Kantor Bupati.

“Memang antusiasnya tinggi sekali, ada yang mengantre sejak pukul 5 pagi, dan cukup padat. Kami akui ini menjadi ketakutan tersendiri karena masyarakat berkumpul secara banyak,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (7/7/2021).

Iswahyudi menjelaskan, stok vaksin memang tidak memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada.

Baca juga: Usai Bepergian Wajib Karantina Mandiri, Dinkes Berau Sebut Ada Peningkatan Pelaku Perjalanan

Ia mengakui, masyarakat yang mengantre capai 700 orang, namun vaksin yang tersedia hanya 220 dosis untuk vaksinasi tahap pertama.

Masyarakat mengantre untuk mendaftar dan menunggu vaksinasi yang diberikan Pemkab Berau, kendati stok yang tersedia tidak mencukupi. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Masyarakat mengantre untuk mendaftar dan menunggu vaksinasi yang diberikan Pemkab Berau, kendati stok yang tersedia tidak mencukupi. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI)

“Hari ini seharusnya jatah vaksinasi tahap kedua, tapi kami alihkan menjadi tahap pertama setelah adanya peningkatan permintaan,” ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya menyayangkan, pembludakan permintaan vaksin sendiri berkaitan dengan adanya keharusan penyertaan dokumen vaksinasi untuk dokumen perjalanan, lantaran adanya pengetatan PPKM Mikro dan Berau menjadi salah satunya.

Dia menyampaikan, permintaan vaksin saat ini bukan semata-mata untuk kekebalan tubuh saja.

“Jadi ini seperti seolah-olah kami memberikan masyarakat untuk mempermudah perjalanan, kalau dari pusat kan menginginkan meminimalisir perjalanan,” bebernya.

Vaksinasi hari ini pula dibuka untuk masyarakat umum, bukan lagi pada golongan tertentu.

Baca juga: Stok Oksigen di RSUD Abdul Rivai Berau Bagi Pasien Covid-19 Masih Aman

Sebelumnya pihaknya fokus pada vaksinasi tenaga pendidik dan lansia.

Jika secara keseluruhan melalui data Dinkes yang tersedia, Berau belum mencapai Herd Immunity lantaran baru sekitar 20 persen dari target yang mereka miliki.

Untuk target pertama sasarannya sebanyak 31.629 dosis dan dosis kedua sebanyak 26.605 dosis.

“Besok juga akan ada lagi, tapi yang tadi belum dapat akan dibuat nomor tunggu sebanyak 100 orang dan sisanya besok langsung on the spot. Skema itu sesuai dengan arahan kepala daerah yang memintanya dan agar adil kepada masyarakat,” ucapnya.

Masyarakat mengantre untuk mendaftar dan menunggu vaksinasi yang diberikan Pemkab Berau, kendati stok yang tersedia tidak mencukupi. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Masyarakat mengantre untuk mendaftar dan menunggu vaksinasi yang diberikan Pemkab Berau, kendati stok yang tersedia tidak mencukupi. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI)
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved