Virus Corona di Bontang
Cara Cegah Aksi Penimbunan Oksigen di Bontang Kala Pandemi Covid-19
Permintaan kebutuhan oksigen di PT Samator Gas Industri Bontang, meningkat tajam sejak pandemi Covid-19 mendera
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Permintaan kebutuhan oksigen di PT Samator Gas Industri Bontang, meningkat tajam sejak pandemi Covid-19 mendera.
Meningkatnya permintaan oksigen di pasaran ini buntut dari tingginya tren Kasus Covid-19 yang belakangan terjadi di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Bahkan tingkat kebutuhan oksigen saat ini menigkat 100 persen dari biasanya.
Tak hanya di Kota Bontang, pendistribusian oksigen ke daerah lain juga meningkat dratis dari kebutuhan normal.
Baca juga: Inilah Nama-nama Jalan di Bontang yang Disekat Pemkot, Warga Luar Wajib Ada Surat Antigen Covid-19
Tidak tahu persis jumlahnya. Soalnya datanya ada di kantor.
"Yang jelas naik dua kalilipat. Baik di Bontang maupun luar kota," terangnya Arter Kepala Filing Station Samator Bontang kepada TribunKaltim.co pada Rabu (7/7/2021).
Dijelaskan Arter, produksi PT Samator tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah sakit atau perusahaan.
Permintaan Oksigen Dibatasi
Pihaknya juga menerima permintaan pengisian ulang tabung oksigen secara mandiri dari masyarakat.
"Ya, tidak cuman perusahaan, masyarakat juga kami layani kalau mau mengisi oksigen," tegasnya.
"Asal punya tabung, silakan ke tempat pengisian kami," tuturnya.
Namun perlu diketahui jika permintaan pengisian ulang bagi masyarakat saat ini dibatasi.
Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Bertambah 150 Kasus, 3 Orang Meninggal, Pemkot Perketat Aturan PPKM
Hal ini untuk mengantipasi adanya oknum yang melakukan penimbunan stok oksigen untuk keperluan lain.
"Masyarakat dibatasi, untuk satu KTP per hari hanya dijatah dua pengisian tabung oksigen," pungkasnya.
Stok Produksi Oksigen Aman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/balikpapan-aman-minggu.jpg)