Senin, 20 April 2026

Virus Corona di Penajam

Cara Belajar Siswa di Penajam Paser Utara Kala Pandemi Covid-19, Pakai Home Visit

Sejak kemunculan wabah Corona Virus Disesase 19 atau Covid-19 di Indonesia pada awal tahun 2020, kegiatan belajar di sekolah terpaksa berubah total.

Editor: Budi Susilo
HO/BPBD PPU
PANDEMI CORONA - Seorang guru sekolah di Penajam Paser Utara yang bersiap-siap akan melakukan home visit untuk melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas ke rumah siswa yang dianggap steril dari pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sejak kemunculan wabah Corona Virus Disesase 19 atau Covid-19 di Indonesia pada awal tahun 2020.

Konsep kegiatan belajar di sekolah terpaksa berubah total.

Jadi belajar secara daring dari rumah dalam upaya mengurangi penyebaran virus Corona lebih luas.

Atau ada juga yang melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Satu di antaranya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara, Alimuddin kepada TribunKaltim.co pada Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Fasilitas Umum di Penajam Paser Utara Ditutup karena PPKM Mikro Pandemi Covid-19

Dia jelaskan, beberapa sekolah di Penajam Paser Utara yang telah berstatus zona hijau telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas sejak tahun lalu.

Sejak pandemi Covid-19, sektor pendidikan sangat terdampak.

Dia mengungkapkan, banyak sekolah melakukan pembelajaran secara online atau virtual dengan menggunakan telepon pintar atau laptop dari tempat tinggal masing-masing.

Mengacu SKB 4 Menteri

Sejauh ini, ujar Alimuddin, pihaknya mengaku tetap mengacu kepada aturan yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri.

Bahwa setiap sekolah wajib memberikan layanan belajar tatap muka terbatas.

"Sebenarnya bagi kami bukan hal yang baru ya. Dari tahun lalu. Kita sudah tatap muka. Tetapi mungkin tatap muka sekarang yang digariskan oleh pemerintah bahwa di sekolah harus sekian-sekian (jumlah siswa). Kita sudah melakukan itu," ujarnya.

Alimuddin tidak melihat pembelajaran tatap muka terbatas dari satu sisi saja.

Baca juga: Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud Takut, Persoalan Penanganan Covid-19 jadi Masalah

Bukan hanya menyimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas harus dilaksanakan di sekolah, tetapi dapat dilakukan di berbagai tempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved