Berita Nasional Terkini

Matra Darat Berpeluang Jabat Panglima TNI, Tapi KSAD Jenderal Andika Perkasa Terkendala Masa Pensiun

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa punya peluang yang sangat besar untuk menjadi Panglima TNI

Warta Kota/Henry Lopulalan
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa seusai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Kini Jenderal Andika Perkasa berpeluang jadi Panglima TNI. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa punya peluang yang sangat besar untuk menjadi Panglima TNI, menggantikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Kendati demikian, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa juga memiliki kendala untuk menjadi Panglima TNI.

Hal tersebut diungkapkan oleh Analis Utama Politik Keamanan Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45) Andi Widjajanto.

Andi Widjajanto mengatakan berdasarkan kajian yang dibuat timnya, calon Panglima TNI dari matra darat berpeluang menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan segera memasuki usia pensiun tahun ini.

Berdasarkan pendekatan stabilitas politik, terutama jika dikaitkan dengan tahun politik 2024, kata dia, calon Panglima TNI dari matra darat dinilai lebih berpeluang karena sejumlah hal.

Baca juga: Pengamat Soroti KSAD Andika Perkasa, Baru Laporkan Kekayaannya Sebut Bukan Teladan yang Baik

Pertama, kata dia, karena matra darat yang memang di masa orde baru dikembangkan sedemikian rupa, menjadi jejaring teritorial yang punya doktrin sosial politik, doktrin kekaryaan, dan lain sebagainya.

Namun demikian, kata Andi, jika Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa terkendala masa pensiun.

Hal tersebut disampaikan Andi dalam Diskusi Publik bertajuk "Menakar Kandidat Panglima TNI: Peluang, Hambatan, dan Tantangan Militer Indonesia" yang disiarkan di kanal Youtube Historia HMI pada Rabu (7/7/2021).

"Kalau stabilitas politik, kendalanya kalau kita memilih Pak Andika sebagai Panglima TNI hari ini, dia akan pensiun di November 2022, jadi tahun politik di 2024-nya tidak bisa dikawal oleh Pak Andika," kata Andi, seperti dilansir Tribunnews.com.

Kalau itu terjadi, kata Andi, maka Andika hanya bisa jadi Panglima TNI sampai November 2022.

Baca juga: ANDAI Jadi Panglima TNI, Usia KSAD Andika Perkasa Disorot Legislator PDIP: Masa Jabatannya Singkat

Kemudian, kata dia, jika memakai pendekatan stabilitas politik maka Presiden Jokowi dari Desember 2022 ke 2024 harus memilih Panglima TNI dari Angkatan Darat lagi.

"Jadi nanti kemudian Panglima TNI-nya Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Darat. Kembali Angkatan Lautnya tidak mendapat kesempatan untuk menjabat sebagai Panglima TNI," kata Andi.

Sementara itu, pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai harta kekayaan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa perlu diklarifikasi.

KSAD Jenderal Andika Perkasa jadi calon kuat panglima TNI
KSAD Jenderal Andika Perkasa jadi calon kuat panglima TNI (Istimewa Via WartaKotaLive.com)

Kata Khairul harta kekeayaan Jenderal Andika yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jauh lebih besar dibandingkan dengan Kepala Staf angkatan lain dan Panglima TNI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved