Breaking News:

Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Pernah Bantai Timnas Indonesia 4-0 di Kualifikasi Piala Asia U-23, Kini Bawa Misi PSSI

Shin Tae-yong pernah bantai Timnas Indonesia 4-0 di kualifikasi Piala Asia U-23, kini ada target berat PSSI

PSSI.org
Shin Tae-yong pernah membuat Timnas Indonesia tak berkutik dan kalah 4-0 lawan Korea Selatan 

Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Uzbekistan mulai berjalan perlahan, hal itu ditandai dengan pelaksanaan undian grup di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (9/7/2021).

Hasilnya, Timnas Indonesia mendapat satu tempat di Grup G bersama Australia, China, dan Brunei Darussalam.

Bila melihat sejarah, timnas U-23 Indonesia sudah pernah bertemu Australia dan Brunei Darussalam di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23.

Hanya timnas U-23 China yang belum pernah merasakan perlawanan skuad Garuda Muda di ajang tersebut.

Namun, di luar Kualifikasi Piala Dunia U-23, timnas U-23 Indonesia sudah pernah menghadapi China.

Pertemuan kedua kesebelasan terjadi pada turnamen CFA Team China Chong Qing Three Georges Bank Cup International Football Tournament pada 2019 silam.

Hasilnya, dari pertemuan dengan ketiga tim di atas, bisa dibilang timnas U-23 Indonesia punya rapor yang kurang memuaskan.

Indonesia bertemu Australia pada perhelatan perdana Piala Asia U-23, yakni edisi 2013.

Dalam babak kualifikasi yang dilaksanakan pada Juli 2012, Indonesia dan Australia berada dalam satu grup, yaitu Grup E Zona Timur.

Selain dua tim itu, ada pula Jepang, Singapura, Timor Leste, dan Macau yang turut bersaing memperebutkan dua tiket ke Piala Asia U-23 2013 di Oman.

Australia dan Indonesia bertemu pada laga perdana Grup E, 5 Juli 2012.

Hasilnya, timnas U-23 Indonesia yang masih diperkuat nama-nama seperti Agung Supriyanto dan Hendra Adi Bayauw menderita kekalahan 0-1.

Gol semata wayang Anthony Proia pada akhir babak pertama membuat skuad Garuda Muda gagal meraih poin.

Di sisi lain, dari lima laga yang dimainkan di Grup E, timnas U-23 Indonesia hanya memenangkan tiga laga dan kalah dalam dua laga.

Akibatnya, pasukan Garuda Muda gagal lolos ke Piala Asia U-23 2013 setelah finis di posisi ketiga, tepat satu poin di bawah Australia.

Untuk Brunei Darussalam, timnas U-23 Indonesia sudah pernah dua kali segrup dengan negara yang berdiam di Pulau Kalimantan itu.

Pertemuan pertama terjadi pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2016, 29 Maret 2015.

Saat itu, Indonesia menang dengan skor 2-0 lewat gol Ahmad Novandani (70') dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (87').

Sementara pertemuan kedua terjadi dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, 26 Maret 2019.

Saat itu pasukan Indra Sjafri kembali menang dengan skor 2-1 lewat gol Dimas Drajad (31') dan Muhamad Rafi Syarahil (79').

Meski berhasil menang dua kali, skor yang didapatkan skuad Garuda Muda saat itu kurang memuaskan lantaran selisih gol yang didapat tidak terlalu besar.

Ditambah lagi, timnas Indonesia juga gagal lolos ke Piala Asia U-23 edisi 2016 dan 2020 dengan selisih satu kemenangan saja dari tim di atasnya.

Pada edisi 2016, timnas U-23 Indonesia kalah tiga poin dari Korea Selatan yang berhasil menembus putaran final.

Begitu pula pada edisi 2020 di mana Evan Dimas dkk gagal lolos lantaran terpaut tiga angka dari Thailand di posisi kedua.

Baca juga: Nol Poin di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Tapi Taiwan Masih Lebih Unggul daripada Timnas Indonesia

Di sisi lain, timnas U-23 Indonesia juga mengemas hasil yang kurang baik kala bertemu dengan timnas U-23 China dalam turnamen CFA Team China Chong Qing Three Georges Bank Cup International Football Tournament 2019.

Pada laga perdana di Stadion Wuhan Sport Centre, 11 Oktober 2019, timnas U-23 Indonesia kalah dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan China berasal dari kaki Tong Lei (56') dan gol bunuh diri Firza Andika (67').

Dalam turnamen itu pula, timnas U-23 Indonesia harus menjadi juru kunci setelah kalah 0-1 dari Yordania dan imbang 1-1 melawan Arab Saudi di laga pamungkas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved