Kamis, 11 Juni 2026

Aplikasi

Akun WhatsApp Anda Dibajak Orang Tak Bertanggung Jawab, Begini Cara Melaporkannya

Jika akun WA WhatsApp kamu dibajak segera laporkan ke pihak WhatsApp agar segera menonaktifkan akun kamu.

Tayang:
Editor: Ikbal Nurkarim
GridHype via TribunTimur
Akun WhatsApp anda dibajak orang tak bertanggung jawab, begini cara melaporkannya 

TRIBUNKALTIM.CO - WhatsApp masih menjadi salah satu aplikasi yang sering digunakan sebagai media komunikasi.

Aplikasi WhatsApp menawarkan banyak fitur yang memanjakan pengunanya.

Tak heran jika aplikasi yang satu ini banyak digunakan oleh semua kalangan terutama pengguna smartphone.

Namun, dibalik semua itu, orang tidak bertanggung jawab masih memiliki celah untuk meretas WhatsApp anda.

Mungkin anda salah satu korbannya.

Baca juga: Nomor Kontak WhatsApp Ternyata Bisa Dilacak, Ini Cara Mudah Mengetahui Lokasi Seseorang

Beberapa waktu terakhir, banyak ditemui beragam kasus kejahatan online.

Di antaranya dengan modus membajak akun WhatsApp untuk mencari keuntungan berupa uang atau lainnya.

Jika akun WA WhatsApp kamu dibajak segera laporkan ke pihak WhatsApp agar segera menonaktifkan akun kamu.

Dilansir dari TribunJateng.com dengan judul artikel Cara Laporkan Akun WA WhatsApp yang Dibajak, Anda bisa langsung hubungi pihak WhatsApp melalui email resminya.

Berikut caranya:

1. Hubungi pihak WA WhatsApp melalui email resminya.

2. Pastikan laporan dilakukan secepat mungkin setelah akun WhatsApp anda diketahui telah dibajak.

3. Lalu segera menghubungi WA WhatsApp melalui email di support@whatsapp.com.

Baca juga: PENTING! Kenali Apa Itu Whatsapp Aero Terbaru 2021, Jangan Asal Download & Simak Peringatan Ahli Ini

Hal itu dilakukan untuk menghindari akun kita digunakan untuk hal yang tidak diinginkan.

Seusai adanya laporan pihak WA WhatsApp akan segera menanggapi email tersebut.

Nantinya pihak WhatsApp akan segera menonaktifkan akun kamu untuk mengindari tindakan penyalahgunaan oleh si pembajak

Maraknya kasus pembajakan akun WA WhatsApp membuat seorang pengguna Twitter membagikan tips untuk menghindarinya.

Baca juga: Trik Cara Melacak Seseorang Lewat WhatsApp, Bisa Langsung Lihat Lokasi

Pemilik akun Twitter @MrOngDedy membagikan tips dan trik untuk menghindari akun WA WhatsApp kamu dibajak hacker.

1. Tips yang pertama, adalah aktifkan mode verifikasi dua arah (Two-step Verification) yang ada di setiap akun WA WhatsApp.

Caranya dengan membuka opsi akun (Account) yang ada di menu pengaturan (Settings).

Lalu isi 6 digit pin dari mode verifikasi dua arah ini dan ulangi sekali lagi untuk konfirmasi.

Pastikan 6 digit pin tersebut tidak mudah ditebak oleh orang lain, termasuk para "pencuri" akun WA WhatsApp.

2. Terakhir, isi alamat email aktif guna berjaga-jaga untuk keadaan darurat, termasuk lupa kode pin verifikasi dua arah.

Melalui utasnya, @MrOngDedy juga membagikan pengalamannya membantu memulihkan akun WA WhatsApp temannya.

Belum lama ini WA WhatsApp tengah menjajal fitur keamanan baru untuk WhatsApp Web.

Baca juga: Cara Memulihkan Akun WhatsApp yang Telah Diretas, Lakukan 2 Langkah Mudah

Fitur yang dimaksud adalah autentikasi dan verifikasi log in menggunakan data biometrik.

Data biometrik ini terdiri dari fitur Face ID dan Touch ID atau fingerprint sensor.

Hingga saat ini autentikasi dan verifikasi log in ke WA WhatsApp Web hanya menggunakan scan QR Code saja.

Dengan adanya model autentikasi dan verifikasi baru yang menggunakan data biometrik diharapkan WhatsApp Web jadi lebih aman.

Autentikasi ini bisa mencegah orang lain untuk mengakses WhatsApp Web pengguna secara diam-diam.

Hanya saja fitur ini akan berlaku di mode Link Device yang ada pada bagian pengaturan WhatsApp Web di HP.

Nantinya setiap pengguna ingin melakukan log in ataupun log out WhatsApp Web,

WA WhatsApp akan otomatis meminta autentikasi dan verifikasi di HP masing-masing.

Baca juga: 2 Langkah Mudah Bisa Dilakukan untuk Kembalikan WhatsApp yang Diretas, Kenali Modus Pelaku

Baik menggunakan Face ID atau Touch ID, tergantung dukungan perangkat yang dipakai.

Autentikasi dan verifikasi akan ditangani oleh sistem operasi perangkat pengguna dan disimpan di sana.

WA WhatsApp memastikan bahwa pihaknya tidak bisa mengakses informasi biometrik tersebut.

Dilansir oleh Tech Crunch, untuk iOS fitur ini hanya bisa digunakan oleh pengguna iOS 14 saja.

Sementara untuk Android, bisa dinikmati oleh semua versi yang kompatibel.

Saat ini, fitur keamanan baru WhatsApp Web sudah diluncurkan untuk pengguna skala kecil.

Pihak WA WhatsApp dikabarkan baru akan menghadirkan fitur tersebut untuk pengguna yang lebih luas dalam beberapa pekan ke depan.

Dua langkah mudah untuk mengembalikan WhatsApp yang diretas orang tidak bertanggung jawab.

Meski sudah dibekali fitur keamanan verifikasi dua langkah atau two-step verification, kasus peretasan akun WhatsApp masih terjadi.

Dilansir dari Kompas.com, salah satu modus yang paling banyak dilakukan adalah melalui social engineering dengan mengelabui pengguna agar memberi nomor OTP.

Jika pengguna lengah dan dapat dikelabui, peretas bisa dengan mudah mengambil alih akun korban. Akun tersebut kemudian bisa disalahgunakan untuk kejahatan.

Baca juga: Cocok Share di WhatsApp, Pantun Hari Raya Idul Adha 1442 H, Penuh Pesan Kehidupan Menyentuh Hati

Apabila akun sudah terlanjur diambil alih peretas, sebenarnya ada cara agar pemilik asli bisa mendapatkan kembali akun tersebut.

Korban bisa melaporkan langsung peretasan tersebut melalui e-mail ke alamat support@whatsapp.com.

Pada 2020 lalu, WhatsApp APAC Communications Director, Sravanthi Dev, mengatakan bahwa dalam e-mail tersebut pengguna harus menjelaskan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan kemungkinan bagaimana akun diretas.

"Misalnya Anda sebelumnya memberikan kode OTP (one time password) ke seseorang sebelum terjadi peretasan," jelas Sravanthi dalam sebuah acara temu media yang digelar online, Kamis (27/8/2020).

Kode OTP terdiri dari enam digit dan dikirimkan ke nomor pengguna melalui SMS untuk melakukan verifikasi akun.

Dia menjelaskan, tim backend WhatsApp merupakan tim yang cekatan, semakin cepat pengguna melapor maka proses pemulihan kemungkinan bisa cepat dilakukan.

Tim WhatsApp akan melakukan investigasi dan mengamati pola perilaku si pemegang akun yang diretas tersebut.

"Misalnya akun yang diretas log-in ke perangkat baru yang sebelumnya tidak pernah log-in menggunakan akun tersebut, hal ini bisa diidentifikasi," imbuh Sravanthi.

Baca juga: Daftar Nomor WhatsApp Kimia Farma untuk Dapat Obat Gratis Bagi Pasien Isolasi Mandiri

Kendati demikian, Sravanthi mengatakan, tim WhatsApp tidak akan bisa melihat isi pesan apa saja yang sudah dikirim pelaku karena WhatsApp memiliki sistem end-to-end encryption.

Sistem itu diklaim tidak bisa diintip siapa pun, bahkan tim WhatsApp itu sendiri. Peretas juga tidak akan bisa melihat isi pesan yang ada sebelumnya.

"Kabar baiknya, pesan yang anda kirim sebelumnya aman. Sebab, pelaku tidak memiliki akses ke ponsel anda," jelas Sravanthi.

Cara lain Ada cara lain yang bisa dilakukan pengguna untuk memulihkan akun yang diretas.

Begitu pengguna menyadari akunnya diretas, pengguna bisa menginstal ulang aplikasi WhatsApp sesegera mungkin. Kemudian log-in dengan nomor WhatsApp yang telah diretas.

Lalu, masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS untuk verifikasi nomor.

Apabila berhasil log in, maka akun dianggap telah pulih. Namun, apabila gagal, pengguna bisa menggunakan cara pertama di atas.

Mengamankan akun WhatsApp Seperti dikatakan sebelumnya, WhatsApp sendiri memiliki sejumlah fitur keamanan untuk melindungi akun pengguna.

Sravanthi sendiri menyarankan pengguna WhatsApp untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah.

Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna harus memasukkan PIN enam digit yang telah didaftarkan jika berganti perangkat atau memasang ulang aplikasi WhatsApp.

PIN ini juga akan muncul secara berkala saat pengguna membuka aplikasi WhatsApp. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved