Buah Sawo
Dikenal Memiliki Berbagai Macam Jenis, Ini yang Perlu Diperhatikan saat Menanam Pohon Sawo
Pakar gizi Kalimantan Timur Bernatal Saragih mengatakan jenis buah yang satu ini bisa dibudidayakan dan ditanam di pekarangan rumah.
TRIBUNKALTIM.CO - Buah sawo salah satu jenis buah yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Buah yang memiliki cita rasa khas ini banyak tumbuh di wilayah tropis termasuk Indonesia.
Buah yang biasa dikonsumsi sebagai hidangan penutup ini dipercaya bisa mengobati sejumlah penyakit termasuk sebagai obat diare.
Selain itu kulitnya memiliki tekstur yang licin seperti lilin.
Kaya akan kandungan Vitamin C yang berguna untuk mencegah flu dan batuk.
Baca juga: Tips Agar Pohon Sawo Berumur Panjang, Penjelasan Bernatal Saragih dari Unmul Samarinda
Pakar gizi Kalimantan Timur Bernatal Saragih mengatakan jenis buah yang satu ini bisa dibudidayakan dan ditanam di pekarangan rumah.
"Sawo termasuk buah yang mudah ditemukan di setiap pekarangan rumah orang," ujarnya
"Tetapi dia juga merupakan buah musiman yang hanya bisa dipetik pada bulan Desember," tutur Bernatal Saragih.
Dalam membudidayakan pohon sawo sala satu yang harus diperhatikan adalah lahan yang baik untuk menanam bibit yang sudah memiliki akar baru.
Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman, Bernatal Saragih menjelaskan, lahan tanam harus dibersihkan terlebih dahulu dari gulma.
Kemudian lubang tanam dengan jarak antar lubang sekitar 10×10 meter untuk lahan datar dan 7×8 meter untuk lahan miring.
Baca juga: Cara Merawat Pohon Sawo agar Tetap Subur dan Hasil Buahnya Bagus
Untuk ukuran lubang, lanjut Bernatal tanah gembur maka buatlah lubang dengan ukuran sekitar 60×60×60 centimeter, dan apabila tanah lahan berat, buat lubang dengan ukuran 100×100×100 centimeter.
"Jangan lupa saat membuat lubang tanam, tanah galian bawah dan atas dipisahkan," jelas Bernatal.
Lalu lanjutnya, biarkan lubang tanam yang telah jadi tersebut selama 2 minggu lamanya.
Setelah sekitar 2 minggu, masukan tanah galian bagian bawah yang telah dicampur dengan pupuk kandang kedalam lubang, kemudian biarkan kembali selama 1-2 minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sawo-pohon-dirawat.jpg)