Berita Nasional Terkini
KABAR TERBARU Teror KKB Papua, Polisi Kena Tembak di Yahukimo, Satgas Buru Kelompok Teroris Tendinus
Kabar terbaru teror KKB Papua, polisi kena tembak di Yahukimo, Satgas buru kelompok teroris Tendinus Murib.
TRIBUNKALTIM.CO - Tanah Papua masih bergejolak, apalagi kalau bukan gara-gara adanya Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB Papua).
Kabar terbaru KKB Papua baru-baru ini kembali melancarkan teror.
Aksi teror mereka kali ini merubuhkan salah satu anggota polisi.
Ya, anggota polisi kena tembak di kawasan Yahukimo.
Beruntung nyawa anggota polisi itu masih bisa tertolong.
Saat ini anggota polisi yang tertembak masih dalam perawatan medis intensif di rumah sakit.
Sementara Satgas gabungan TNI dan Polri tak tinggal diam.
Mereka memburu salah satu kelompok teroris yang diduga melakukan teror tersebut.
Pasukan TNI dan Polri saat ini melakukan pengejaran serius ke berbagai kawasan yang diduga sebagai tempat persembunyian kelompok teroris Tendinus Murib.
Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Diadang TNI-Polri, KKB Papua Pimpinan Lekagak Telenggen Gagal Masuk Timika, Ini Targetnya
Baca juga: 3 Faktor Cristiano Ronaldo Kunci Gelar Top Skor EURO 2021, Bintang Juventus Kangkangi Kapten Inggris
Dilansir Kompas.com, Satgas buru kelompok teroris Tendinus Murib.
Saat menyisir anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua, rombongan aparat keamanan ditembaki dan satu anggota polisi terluka, Sabtu (10/7/2021).
Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, menjelaskan, korban terluka di bagian perut bawah.
Dugaan sementara, pelaku penyerangan itu adalah KKB pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib.
"Pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge. Saat ini personel gabungan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata," kata dia, Minggu (11/7/2021).
Dilarikan ke rumah sakit Sementara itu, korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Pasca-penyerangan itu, aparat keamanan segera melakukan pengejaran di area sekitar lokasi kejadian.
"Korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Jayapura," ujar Kamal, melalui keterangan tertulis.
Baca juga: 3 Prajurit TNI Mengalami Luka Tembak Saat Mengirim Logistik Akibat Serangan KKB di Kabupaten Nduga
Baca juga: JADWAL MotoGP 2021, Blak-Blakan Stefan Bradl Beber Kondisi Terburuk Marc Marquez dan Repsol Honda
Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Satgas Gakkum yang dipimpin oleh Iptu Budi Basrah melakukan penyisiran anggota KKB.
Penyisiran dilakukan di wilayah Yahukimo dengan sasaran mencari keberadaan KKB di Kali EI, Kampung Mosom Dua, Distrik Seradalah, Kabupaten Yahukimo.
Lalu, tim tiba di lokasi pada Sabtu pagi. Sekitar pukul 19.00 WIT, personel gabungan diserang dan melakukan serangan balasan.
3 TNI Tertembak
Dilansir dari Kompas.com, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, mengatakan kelompok penyerang diduga dari kelompok krminal bersenjata (KKB) Egianus Kogoya.
"Ya benar, itu kelompoknya Egianus," katanya melalui pesan singkat, Rabu (7/7/2021).
Yogo menjelaskan, penyerangan terjadi saat prajurit TNI hendak mengirimkan logistik menggunakan helikopter.
Setelah mendarat mendarat di Kampung Yal, lebih kurang lima anggota KKB menembaki personel TNI.
Para prajurit pun membalas serangan itu. Setelah bantuan datang, para pelaku melarikan diri ke dalam hutan.
Tiga prajurit terluka, Yogo menjelaskan, tiga prajurit alami luka tembak dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Ketiga prajurit itu adalah Praka Sigit yang mengalami luka tembak di pinggang, Pratu Masmur mengalami luka terserempet peluru di bagian kepala, dan Prada Rudi mengalami luka di bagian bibir atas terkena rekoset.
Baca juga: Satgas Madago Raya Tewaskan 2 Anggota Ali Kalora, Perburuan Teroris Mujahidin Indonesia Timur Lanjut
KKB Papua Pimpinan Lekagak Telenggen Gagal Masuk Timika
Keberadaan TNI-Polri di Papua membuat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak bisa lagi leluasa melakukan aksi terornya.
Bahkan, belum lama ini KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen, gagal masuk ke Timika, Papua.
Kegagalan KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen masuk ke Timika itu tidak lain karena peran TNI-Polri yang melakukan penghadangan.
Sejumlah faksi KKB Papua sempat bergabung dengan Lekagak Telenggen, mendatangi wilayah Distrik Tembagapura, Mimika.
Namun, upaya mereka gagal lantaran pasukan TNI-Polri lebih duluan tiba.
Setelah gagal, mereka kembali ke daerah asal mereka masing-masing.
Baca juga: UPDATE Usai Ditangani Polisi Kini Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Berurusan Sama BNN, Masih Soal Narkoba
KKB Papua tersebut berasal dari wilayah Ilaga, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Nduga.
Sepak terjang KKB Papua Lekagak Telenggen memang bukan cerita baru.
Mereka dianggap paling berbahaya di "Segitiga Hitam" Papua.nya
KKB Papua Lekagak Telenggen telah beroperasi sejak 2006 silam.
Gerombolan ini kerap menebar teror di Kabupaten Puncak.
Lekagak Telengen dan anak buahnya cukup licin dan selalu bisa menghindari kejaran aparat TNI-Polri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kondisi-depan-truk-yang-bocor-ditembak-kelompok-kriminal-bersenjata-kkb-fix-lagi.jpg)