Berita Berau Terkini
Ketua Pansus DPRD Berau Kecewa dan Minta Dirut Perumda Air Minum Batiwakkal Dinonaktifkan
Permasalahan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal, Kabupaten Berau masih terus bergulir.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB– Permasalahan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal, Kabupaten Berau masih terus bergulir.
Ketua Pangawas Khusus (Pansus) Wendy Lie Jaya kembali mengadakan rapat terkait penyerahan berkas kepada semua anggota pansus, diskusi berkas sebagai bahan untuk pertayaan pada saat mengunang pihak terkait Perumada Air Minum Batiwakkal dan rencana kerja pansus berikutnya.
Wendy Lie Jaya menjelaskan pada saat melakukan pemeriksaan atau analisa semua berkas komplit.
Namun, yang disayangkan dan dirinya kecewa yakni Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang tidak susuai.
Baca juga: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali Minta PDAM Akiyambir Tingkatkan Kualitas Air Bersih
“RKAP yang diberikan memang sesuai dengan tahun-tahun yang disampaikan oleh Dirut, namun ini hanya ‘secuil’ daripada total isi RKAP yang sangat tipit, padahal jika RKAP itu lembaranya sangat tebal,” ujarnya kepada awak media, Senin (12/7/2021).
“Jadi sebagai contoh jika di tahun 2020 ini hanya setipis yang laporkan itu tidak sampai 5 persen dari isi RKAP yang sebenarnya wajib disetorkan kepada kami sebagai pengawas,” sambungnya.
Melihat laporan tersebut menurutnya itu adalah suatu ‘pelecehan’ Dirut Perumda Air Minum Batiwakkal kepada anggota pansus yang pada umumnya, mereka adalah Anggota DPRD yang saat ini memang menjalankan pungsi selaku pengawasan.
“Bisa dilihat ya, ini saya tunjukkan kertasnya, mereka memberikan RKAP yang tidak komplit, bahkan ini sangat jauh dari data yang seharusnya diberikan,” tegasnya.
Dengan adanya kejadian ini maka pihaknya akan menyurati Bupati Berau Sri Juniarsih.
Dan menjelaskan bahwa tingkah laku Dirut tidak mencerminkan kinerja yang baik.
Pasalnya, dalam kesempatan beberapa waktu lalu Perumda Air Minum Batiwakkal melakukan transparasi.
“Sekali lagi, saya tegaskan semua ini harus ada trasnparasi,” jelasnya.
Dengan beberapa kali kejadian seperti ini, Wendy Lie Jaya menegaskan bahwa Dirut Perumda Air Minum Batiwakkal sudah sangat wajar untuk sementara waktu di non aktifkan.
Yang dimaksud adalah agar Dirut bisa memfoksukan diri untuk menghadapi permasalahan ini.
Baca juga: Soal BLT dan BST bagi Warga Berau Terdampak Covid-19, Wakil Bupati Gamalis Berikan Jawaban
“Dalam arti dari di non aktifkan itu bukan di pecat ya, tetapi diberhentiakan sementara untuk memfokuskan,” katanya.
Jika memang tidak merasa bersalah, dan merasa benar dirinya mempertanyakan mengapa ada data yang disembunyikan.
“Jadi hasil dari rapat ini langkah selanjutnya sudah kami sepakati akan melakukan rapat pemanggilan kepada orang yang akan dipanggil,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-pangawas-khusus-pansus-wendy-lie-jaya-kanan.jpg)