Jumat, 10 April 2026

Virus Corona di Malinau

Komisi 1 DPRD Malinau Usulkan Tunda PTM, Peserta Didik Dinilai Rawan Terpapar Covid-19

Meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di Malinau, berpengaruh terhadap masa transisi pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Malinau.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Ketua Komisi 1 DPRD Malinau, Dolvina Damus saat ditemui seusai rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Malinau di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin sore (12/7/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO,MALINAU- Meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di Malinau, berpengaruh terhadap masa transisi pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Malinau.

Ketua Komisi 1 Bidang Pendidikan DPRD Malinau, Dolvina Damus menilai, untuk saat ini perlunya mekanisme atau indikator pemberlakuan PTM di satuan pendidikan.

Rencananya komisi I DPRD mengusulkan untuk diadakan RDP terkait kajian komprehensif mengenai rencana PTM, mengingat lonjakan kasus Covid-19 meningkat di daerah.

Dikarenakan menurutnya tak hanya soal pembelajaran di sekolah.

Baca juga: PTM Jenjang SD dan SMP di Tana Tidung Dimulai setelah Idul Adha, Disdikbud Hindari Learning Loss

Perilaku peserta didik saat berangkat dan pulang sekolah menjadi satu dari sekian alasan pertimbangan.

"Di sekolah memang peserta didik taat, tapi begitu mereka pulang, pergi ke warung, kumpul, namanya anak-anak muda. Saya perhatikan ini juga harus jadi pertimbangan," ujarnya kepada TribunKaltim.Co, Selasa (13/7/2021).

Ditambah lagi, vaksinasi Covid-19 untuk pelaksanaan PTM diprioritaskan bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Lantas bagaimana dengan peserta didik yang notabenenya juga rentan terpapar?

Dolvina Damus mengatakan, dia memahami bagaimana kesulitan peserta didik khususnya orang tua selama pembelajaran jarak jauh.

Problematika learning loss dikarenakan metode pembelajaran yang tidak efektif, membuat sebagian orang tua berpikir untuk mendesak dimulainya PTM.

"Kami paham bagaimana kesulitan anak selama BDR, terlepas dari kelelahan dan kesulitan siswa untuk menerima pelajaran, tetapi untuk kondisi sekarang, nyawa lebih penting," katanya.

Rencananya Komisi 1 DPRD Malinau akan mengadakan RDP bersama Dinas Kesehatan P2KB Malinau dan Dinas Pendididkan berkaitan hal ini.

Baca juga: Isran Noor Instruksikan Terkait PPKM Darurat, PTM dan Kerja Non-Esensial Digelar secara Daring

Ada sejumlah faktor yang harus menjadi pertimbangan, khususnya untuk satuan pendidikan di wilayah Malinau Kota dan beberapa sekolah yang berada di zona merah.

"Kemarin kami pernah menegur satuan pendidikan yang memberlakukan PTM padahal di zona merah. Jadi, paling aman untuk kondisi sekarang adalah BDR, khusus di wilayah rawan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved