Breaking News:

Berita Paser Terkini

481 Hektare Lahan Kelapa Sawit di Paser Bakal Direplanting, Total Anggaran Capai Rp 14,4 Miliar

Dua kelompok Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Paser bakal lakukan replanting atau peremajaan lahan kelapa sawit.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM/SYAIFULLAH IBRAHIM
Salah satu lahan sawit yang sudah diremajakan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dua kelompok Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Paser bakal lakukan replanting atau peremajaan lahan kelapa sawit seluas 481 hektare.

KUD yang bakal melakukan replanting yaitu, KUD Sukses Makmur Sehati yang merupakan koperasi petani Desa Laburan Baru Kecamatan Pasir Belengkong.

Melalui program replanting tahun 2021, terdapat 291,1 hektare lahan yang akan direplanting dengan total anggaran sebesar Rp 8,7 miliar lebih.

Sementara untuk KUD Sumber Makmur yang merupakan koperasi petani Desa Kendarom Kecamatan Kuaro tersedia lahan replanting kelapa sawit dengan luas 190,5 hektare, dan anggaran yang disediakan sebesar Rp 5,7 miliar lebih.

"Bakal segera dilakukan replanting dengan luasan lahan keseluruhan pada dua KUD 481 hektare lebih, dan total anggaran sekitar Rp 14,4 miliar lebih," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Djoko Bawono, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Dishub dan Satlantas Polres Paser Tertibkan Kendaraan ODOL, 4 Truk Sawit Terjaring Razia

Kedua KUD tersebut, sambungnya, telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) program peremajaan kelapa sawit (replanting).

Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan dengan pihak perbankan selaku penyalur bantuan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Saat ini, kedua KUD masih menunggu penyaluran dana untuk melaksanakan program peremajaan sawit di rekening kelompoknya masing-masing.

Sementara pada 2 KUD tersebut, disetujui oleh BPDPKS untuk pelaksanaan replanting per hektarenya senilai Rp 30 juta.

"Tahun 2021 ini, Direktorat Jenderal Perkebunan telah menargetkan untuk Kabupaten Paser dalam pelaksanaan PSR sebesar 4.000 hektare," jelas Djoko.

Ia menilai, penyaluran dana peremajaan sawit rakyat sebelumnya ada yang tidak produktif, karena mengggunakan bibit asalan dan berusia tua.

Untuk itu, keberhasilan program replanting ini memerlukan kerjasama semua pihak antara KUD, Tenaga Pendamping, Pemerintah Kabupaten, Provinsi, Pihak Perbankan, Direktorat Jenderal Perkebunan dan BPDPKS. (*)

Berita tentang Paser

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved