Virus Corona
Memiliki Kontak Erat dengan Orang Terkonfirmasi Covid-19? Dokter Beberkan Hal yang Perlu Dilakukan
Tes Covid-19 yang dilakukan secara langsung setelah kontak dengan orang terkonfirmasi Covid-19 bisa saja tidak menunjukan hasil positif.
Namun, tidak semua pasien Covid-19 boleh melakukan isolasi mandiri.
Hal ini disesuaikan dengan kondisi keparahan dari setiap pasien.
Beberapa katagori orang yang boleh melakukan isolasi mandiri, seperti orang tanpa gejala (OTG), pasien yang positif Covid-19 dengan gejala yang ringan, atau pasien positif Covid-19 tanpa memiliki penyakit penyerta.
"Kalau isolasi ini, selama pasien tersebut masih ada gejala. Kalau untuk OTG, boleh isoman 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis terkonfirmasi. Jadi dari mulai dikatakan positif sampai selesai masa isolasi, itu 10 hari,"
"Namun untuk yang dengan gejala, harus ditambah 3 hari bebas gejala dulu, baru bisa lepas dari masa isolasi," imbuhnya.
Baca juga: FKT Malinau Keluhkan BDR Hingga Penanganan Covid-19, Minta Kejadian Tidak Berulang
Untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, perlu memperhatikan beberapa hal. Salah satunya, adalah kondisi rumah yang harus memenuhi syarat untuk isolasi mandiri.
Pastikan ruangan isolasi memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Orang yang menjalani isolasi mandiri harus berada di dalam kamar yang terpisah dari orang yang sehat.
Usahakan agar memiliki kamar mandi yang terpisah. Jika tidak ada, maka lakukan disinfektan secara rutin.
Perbedaan gejala umum virus corona dengan varian delta
Dikutip dari who.int, gejala virus corona yang paling umum hingga yang parah:
- Demam
- Batuk kering
- Kelelahan
- Kehilangan rasa atau bau
- Hidung tersumbat