Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Sejak Pandemi Covid-19, Pelayanan SIM di Polresta Samarinda Dibatasi untuk Cegah Penumpukan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Samarinda, Kaltim, berdampak pada sektor pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), tepatn

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Ilustrasi pengurusan SIM di Polresta Samarinda. Selama pandemi Covid-19 pelayanan SIM di Polresta Samarinda dibatasi untuk mencegah terjadi penumpukan. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Samarinda, Kaltim, berdampak pada sektor pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), tepatnya di Satpas dan mobil SIM keliling, Satuan Lalulintas Polresta Samarinda.

Meski pelayanan tetap berjalan, sejak awal pandemi Covid-19, pembatasan juga sudah diberlakukan.

Masyarakat diperbolehkan mengurus pembuatan SIM baru, perpanjangan maupun mencetak SIM hilang, dengan ketentuan melaksanakan protokol kesehatan (prokes), serta diberikan tempat tunggu khusus yang diatur jaraknya agar tidak berkerumun.

"Masih berjalan saat PPKM Mikro ini. Hanya sesuai arahan pimpinan tetap melaksanakan prokes dan bergantian untuk tes pengurusan SIM baru atau lain-lainnya agar kerumunan tidak terjadi. Itu sudah sejak awal pandemi juga dilakukan," beber Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Dian Wisnu Ristanto melalui Kasubnit Regident II, Ipda Mulyadi, Sabtu (17/7/2021).

Saat menyinggung pembatasan jumlah pelayanan, diakui Ipda Mulyadi, hal ini sesuai arahan agar tidak terjadi penumpukan.

Baca juga: Tak Pakai Masker dan Tidak Taat Prokes Saat Urus SIM di Samarinda Bakal Ditolak

Yang jelas pendaftaran melalui website resmi atau aplikasi di layanan ponsel android juga terus diberlakukan agar mencegah masyarakat berkerumun ketika mendaftar langsung.

Maksudnya, masyarakat hanya datang membawa berkas kelengkapan sesuai pelayanan agar lebih efisien.

"Yang biasanya di Satpas Polresta Samarinda 300-400 orang sehari, kini hanya 200-an orang saja dilayani. Untuk perpanjangan, pembuatan baru dan cetak SIM hilang, bisa daftar online lewat website atau aplikasi kami," tuturnya.

Jika tidak di Satpas Polresta Samarinda, masyarakat juga bisa memanfaatkan mobil SIM keliling yang menetap di dua lokasi, yakni Mall Samarinda Square dan Taman Samarendah, namun di sana juga dibatasi per harinya.

Masyarakat juga diminta bersabar lantaran kondisi pandemi yang belum usai.

Baca juga: Ingin Mengurus SIM? Berikut Biaya yang Harus Dikeluarkan jika Diurus Sendiri, Lebih Murah Lho

"Kalau di mobil SIM keliling juga masih sama, malah dari awal pandemi sudah terbatas. Hanya 30 orang per hari," ucap Ipda Mulyadi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved