Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Cabut Surat Edaran PPKM Level 4, Walikota Rahmad Masud Minta Maaf pada Warga Balikpapan

Walikota Balikpapan Rahmad Masud mencabut dan menarik surat edaran yang dikeluarkannya tadi malam.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rahmad Masud bersama jajaran Forkompinda menyampaikan rilis perkembangan Covid-19. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan Rahmad Masud mencabut dan menarik surat edaran yang dikeluarkannya tadi malam.

Hal tersebut disampaikan Rahmad Masud usai menerima Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) pukul 03.00 dini hari tadi.

Rahmad Masud meminta maaf kepada warga Kota Balikpapan lantaran sejumlah kelonggaran mesti ia tarik kembali.

"Saya mohon maaf kepada warga Kota Balikpapan, surat edaran akan kami revisi hari ini dan besok Kamis berlaku," ujarnya, Rabu (21/9/2021).

Ia mengatakan, Inmendagri yang diterima pihaknya, memiliki bunyi yang sama terhadap aturan di wilayah yang berstatus PPKM Darurat.

Baca juga: Penularan Varian Delta Cepat dan Mematikan, Walikota Balikpapan Rahmad Masud: Jangan Panik

Artinya, Kota Balikpapan kembali mengacu pada PPKM Darurat dengan kategori level empat.

Aturan tersebut akan berlaku hingga 25 Juli 2021, mendatang.

"Levelnya sama hanya namanya saja yang berubah, mudah-mudahan sampai tanggal 25 Juli nanti kami bisa segera evaluasi," tuturnya.

Dengan begitu, sejumlah kelonggaran yang telah diberikan kepada pelaku usaha kembali tidak berlaku, sebab tidak ada perubahan terhadap SE yang lama.

Pusat perbelanjaan atau mal akan tetap ditutup. Rumah makan, resto/kafe juga hanya diizinkan take away, begitu juga dengan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sementara itu, penyekatan jalan juga akan berlaku sama seperti kemarin.

Baca juga: Walikota Balikpapan Rahmad Masud Janjikan Bansos Warga Terdampak PPKM Cair Pekan Depan

Pemerintah Kota Balikpapan akan menutup 11 titik ruas jalan mulai pukul 17.00-22.00 WITA.

"Niat kami kemarin memberi kelonggaran agar pelaku usaha dan masyarakat bisa kembali memulihkan ekonomi. Namun SE terpaksa kita tarik mengikuti Inmendagri," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved