Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Samarinda Bukan Masuk PPKM Level 4, Polisi Tegaskan Pola Penyekatan Tetap Berlangsung

Ibu Kota Kalimantan Timur tidak masuk dalam daerah yang memberlakukan PPKM Level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Petugas gabungan yang berada di pos penyekatan seberang Bandara APT Pranoto, memeriksa setiap pengendara yang melintas, dan tidak segan meminta pengendara untuk memutar balik ketika ada pengendara dari luar Kota Samarinda yang tidak menunjukkan surat tes Covid-19 dengan hasil negatif. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ibu Kota Kalimantan Timur tidak masuk dalam daerah yang memberlakukan PPKM Level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Dalam rapat terbaru Forkopimda Walikota Samarinda Andi Harun membeberkan instruksi Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 23 tahun 2021 yang berisi upaya penanganan serta daftar kabupaten/kota yang masuk dalam PPKM level 4 dan 3.

Di mana Kota Samarinda tidak termasuk di dua level tersebut. 

Kendati demikian, Andi Harun meminta agar instruksi Mendagri dipenuhi dengan upaya-upaya penanggulangan Covid-19 secara masif dan serius pada semua pihak.

Pihak Polresta Samarinda juga tetap menerapkan penyekatan secara ketat di 4 titik pos penjagaan dengan skema yang sudah berjalan, tentu juga  tak segan memerintahkan putar balik jika ada kendaraan luar daerah yang tidak membawa surat antigen dengan hasil negatif.

Baca juga: Samarinda Masih PPKM Mikro hingga 25 Juli 2021, Walikota Andi Harun: Kita Bersyukur

"Kota Samarinda tidak masuk PPKM level 4, tetapi kalau dilihat dari lampiran instruksi Mendagri Nomor 23 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, kami juga pasti akan memaksimalkan itu," jelas Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman melalui Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto, Rabu (21/7/2021).

Mengenai skema penyekatan, AKBP Eko Budiarto menyampaikan sampai saat ini masih berlangsung dan akan menyesuaikan.

"Kita tetap gelar ada penyekatan. Sesuai yang sudah ada (tetap berlangsung) PPKM Mikro yang diperketat," tuturnya.

Dalam instruksi Walikota Samarinda Nomor 03 tahun 2021 juga dijelaskan bahwa pemberlakukan aturan sesuai Instruksi Mendagri berlaku mulai 21 Juli hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Pelaksanaan di lapangan oleh seluruh unsur Forkopimda sampai ke tingkat kelurahan dan RT tentu terus mengedukasi agar masyarakat taat protokol kesehatan.

Baca juga: Pemkot Samarinda Ajukan Permohonan Bantuan Rp 47 M ke Pemprov Kaltim untuk Penanganan Covid-19

Selain itu, masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas serta aturan lainnya seperti memberlakukan penutupan tempat hiburan, cafe, dan warung di jam yang sudah ditentukan.

"Iya intinya kita tidak akan henti-hentinya dan secara terus-menerus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi & interaksi)," ucap AKBP Eko Budiarto. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved