Kamis, 16 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Pesan Anies Baswedan ke Pengurus Masjid di DKI Jakarta

Pesan Anies Baswedan ke pengurus masjid di DKI Jakarta, minta kesadaran bahwa rumah sakit penuh pasien Covid-19.

Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Pesan Anies Baswedan ke seluruh pengurus masjid di DKI Jakarta.

Anies Baswedan meminta kesadaran pengurus masjid bahwa rumah sakit saat ini dengan penuh pasien Covid-19.

Risiko penularan Covid-19 bisa dikatakan tinggi pada saat ada aktifitas peribadatan di masjid.

Di masa PPKM Darurat salah satu permintaan sulit Anies Baswedan kepada pengurus masjid di Jakarta adalah untuk tak melaksanakan ibadah berjamaah.

Ya, risiko tinggi terpapar Covid-19 jadi ancaman buat masyarakat.

Apalagi mengingatkan kondisi rumah sakit saat ini yang penuh.

Pernyataan itu disampaikan Anies setelah ia mengetahui masih ada sejumlah masjid di Jakarta yang menggelar shalat Idul Adha berjemaah di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengurus masjid di Ibu Kota untuk menyadari tingginya risiko penularan Covid-19 di lingkungan masjid.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Menteri Jokowi Minta Maaf, PPKM Darurat Jawa-Bali Belum Maksimal, Tengok Gaya Luhut dan Erick Thohir

Dillansir Kompas.com, sebelumnya, Anies Baswedan telah mengeluarkan Seruan Gubernur Nomor 11 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha saat PPKM Darurat.

Dalam beleid itu ditulis bahwa pelaksanaan shalat Idul Adha sebaiknya dilaksanakan di rumah masing-masing.

"Kepada pengurus masjid, sadarilah rumah sakit sudah penuh. Jadi ini bukan dilarang saja, tempatnya kalau sakit sulit," ujar Anies di RPH Dharma Jaya, Jakarta, Selasa (20/7/2021), dilansir dari Antara.

Menurut Anies, pengurus masjid seharusnya mementingkan keselamatan umat, selain mendahulukan syariat agama. 

"Kita sama-sama mementingkan syariat terlaksana dengan baik, tapi keselamatan juga tetap terjaga," kata Anies.

"Jadi saya mengingatkan bukan saja potensi penularan, tapi kalau terpapar sakit, risikonya tinggi sekali," lanjutnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved