Kartu Prakerja
NIK Tidak Valid saat Mendaftar Kartu Prakerja? Berikut Solusi Mengatasinya
Rencananya, pemerintah bakal membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 18 pada Juli-Agustus 2021.
Facebook : Ditjen Dukcapil
Whatsapp : 08118005373
Twitter : @ccdukcapil
Email : callcenter.dukcapil@gmail.com
SMS : 08118005373
Peluang Lolos Kartu Prakerja Semakin Besar
Peluang untuk lolos Kartu Prakerja gelombang 18 dan gelombang-gelombang berikutnya makin terbuka lebar setelah pemerintah menambah jumlah anggaran.
Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan akan menambah anggaran program Kartu Prakerja sebesar Rp 10 triliun menjadi Rp 30 triliun dari sebelumnya Rp 20 triliun untuk mengurangi beban masyarakat pada masa PPKM Darurat.
"Kami akan tambahkan Rp 10 triliun lagi sehingga program Prakerja bisa menambah jumlah peserta 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp 30 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Sabtu (17/7/2021) malam.
Baca juga: Bagi Peserta Kartu Prakerja, Dapatkan Honda Beat dan Berbagai Promo Lainnya dengan Cara Ini
Sri Mulyani menjelaskan semula pemerintah menganggarkan Rp 20 triliun untuk program kartu prakerja dengan jangkauan 5,6 juta orang peserta.
Setelah ditambah anggaran Rp 10 triliun, maka program Kartu Prakerja bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga target program yang bersifat pemberdayaan masyarakat ini bisa mencapai 8,4 juta orang.
Penambahan anggaran ini, kata Sri Mulyani, juga dilakukan karena hasil survei menunjukkan bahwa program Kartu Prakerja terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi.
Untuk program kartu prakerja tambahan ini setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta dan mendapatkan insentif Rp 600 ribu per bulan untuk empat bulan.
Sehingga, kata Sri Mulyani, total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp 2,4 juta serta tambahan dana sebesar Rp 50 ribu untuk pengisian survei.
Gelontoran stimulus Kartu Prakerja ini menjadi bagian dari anggaran bantuan sosial tambahan sebesar Rp 39,9 triliun yang diberikan pemerintah selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali guna menekan lonjakan pasien Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/situs-kartu-prakerja-29032021.jpg)