Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Pemkot Samarinda Berencana akan Ambil Alih Kantor Golkar Kaltim, Minta Dikosongkan pada 27 Juli

Beredar surat yang ditulis oleh Pemerintah Kota melalui Walikota Samarinda Andi Harun. Surat bernomor 030/1234/300.02 ini berisikan tentang permintaa

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kantor DPD Partai Golkar Kaltim di Jalan Mulawarman Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pemkot Samarinda akan mengambil alih kantor tersebut dan memberi tenggat waktu 27 Juli harus dikosongkan. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beredar surat yang ditulis oleh Pemerintah Kota melalui Walikota Samarinda Andi Harun.

Surat bernomor 030/1234/300.02 ini berisikan tentang permintaan Pemkot Samarinda untuk mengosongkan kantor Sekretariat DPD Golkar Kaltim Jl. Mulawarman.

Dalam surat tersebut berisikan lima poin permintaan Pemkot kepada pengusaha DPD Golkar.

Pertama, aset tanah dan bangunan tersebut merupakan milik Pemerintah Kota Samarinda.

Hal tersebut didukung dengan beberapa surat-surat yang mendukung atas klaim dari pihak Pemkot.

Baca juga: KPK Datangi Kantor Golkar Kaltim, Pengurus Beri Isyarat Akan Menyewa Gedung Sekretariat

Kedua, kepemilikan aset tersebut berdasarkan sertifikat hak pakai Nomor 22 Tahun 1998.

Ketiga, bangunan tersebut segera dikosongkan.

Hal tersebut dikarenakan Pemkot Samarinda akan menggunakan gedung tersebut untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

"Agar saudara dapat segera melakukan pengosongan bangunan Sekretariat DPD Partai Golkar Tingkat I Provinsi Kalimantan Timur. Tenggat waktu pelaksanaan pengosongan bangunan tanggal 27 Juli 2021," tulis Andi Harun dalam surat tersebut.

TribunKaltim.co, mencoba menghubungi pengurus partai Golkar mengenai surat tersebut.

Namun Ketua DPD Golkar Kaltim Rudy Masud tidak memberikan respons dan jawaban melalui telepon.

Baca juga: BREAKING NEWS KPK Datangi Kantor Golkar Kaltim Rabu Siang

Sedangkan Sekretaris Jenderal Husni Fahruddin pun juga tidak merespon ketika dihubungi oleh TribunKaltim.co.

Media ini berusaha mencoba menghubungi tiga kali, namun pihak yang bersangkutan tidak memberikan jawaban lebih lanjut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved