Selasa, 14 April 2026

Virus Corona

Saat Antre Oksigen, Shiri Menangis Dapat Kabar Ibunya Meninggal, Sudah Terlambat

Kisah pilu warga di Pontianak, Kalimantan Barat, saat antre oksigen, ia mendapat kabar ibunya meninggal. Shiri menangis, sudah terlambat

Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Ilustrasi antrean di lokasi mengisi tabung oksigen di Jalan Veteran Pontianak, Kamis 22 Juli 2021. Kisah pilu warga di Pontianak, Kalimantan Barat, saat antre oksigen, ia mendapat kabar ibunya meninggal. Shiri menangis, sudah terlambat 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah pilu warga di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (22/7/2021) saat antre oksigen, ia mendapat kabar ibunya meninggal

Pria bernama Shiri masih ada di antrean panjang untuk mengisi oksigen di Jalan Veteran, Pontianak, Kalimantan Barat.

Di lokasi pengisian oksigen tersebut, sejak pagi puluhan warga antre untuk mengisi oksigen bagi keluarga yang sakit dan memerlukan bantuan oksigen untuk pernafasan.

Shiri termasuk salah satu warga yang antre untuk mengisi oksigen.

Ibunda Shiri sesak dan perlu oksigen.

Shiri yang mengenakan kemeja cream masih berada di antrean ketika kabar duka itu datang.

Shiri menerima telpon, wajahnya seketika terlihat bingung.

Baca juga: Penting Diketahui Bagi yang Isoman, Saturasi Oksigen Normal, Cara Mengukur dan Teknik Proning

Lalu Shiri menangis.

“Sudah terlambat, ibu saya sudah meninggal," katanya seraya menangis dan bergegas membawa pulang tabung tanpa berisi oksigen seperti dikutip TribunKaltim.co dari TribunPontianak.co.id dari artikel yang berjudul TANGIS di Ujung Antrean Oksigen! Pria Pontianak Pulang Setelah Dapat Kabar Ibu Tercinta Sudah Tiada.

Tak banyak yang mampu ia ucapkan, sesaat sebelum kembali ke rumah melihat jenazah sang bunda.

Shiri mengungkapkan, sang ibu sedang dirawat di rumah karena sulit bernafas dan membutuhkan oksigen.

"Saya dari pagi. Oksigennya telat ini. Ibu saya yang sakit di rumah sesak nafas. Perawatan di rumah, dirumah sakit tidak ada oksigen katanya," tuturnya sembari mengusap air mata.

Setelah itu, Shiri langsung bergegas pergi dari lokasi antrean untuk kembali ke rumah duka.

Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre.
Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre. (KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Oksigen di Kalbar Menipis

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan saat ini pasokan oksigen untuk daerah agak terlambat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved