Berita Balikpapan Terkini
Serbuan Vaksin di Balikpapan, TNI-Polri Siapkan 5.000 Dosis
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan, pemberian vaksin akan terus digencarkan menyesuaikan jumlah kiriman vaksin
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 5.100 dosis vaksin Covid-19 disiapkan TNI-Polri dalam kegiatan serbuan vaksinasi hari ini, Sabtu (24/7/2021).
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan, pemberian vaksin akan terus digencarkan menyesuaikan jumlah kiriman vaksin.
“Selama masih ada vaksinnya akan terus kami salurkan ke warga,” ujar Mayjen TNI Heri Wiranto.
Pantauan Tribunkaltim.co di lapangan, ada sekira 5.000 orang penerima vaksinasi Covid-19 memadati BSCC Dome Balikpapan.
Kegiatan serbuan vaksin yang digelar oleh TNI-Polri didominasi oleh mahasiswa, masyarakat umum dan pelayan publik.
Baca juga: Dalam Rangka HUT Ke-63, Kodam VI/Mlw Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Tiga Provinsi
Berdasar informasi yang dihimpun, ada 1.400 dosis vaksin disiapkan oleh Kodam VI Mulawarman untuk penyuntikkan pertama.
Sementara, ada 3.600 dosis vaksin yang disiapkan oleh Polda Kaltim untuk penyuntikkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.
Heri menambahkan, Kodam dan Polda Kaltim bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota akan terus bersinergi.
Khususnya dalam menangani pandemi Covid-19, salah satunya melalui pemberian vaksin Covid-19 ke masyarakat.
"Kami selalu siap jika dibutuhkan dan siap mendukung segala program pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19," terangnya.
Baca juga: Dukung Serbuan Vaksin, Cegah Penularan Covid-19 di Kaltim
Senada, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menambahkan pihaknya terus berupaya maksimal untuk melayani masyarakat.
Mengingat, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tengah meningkat di Provinsi Kalimantan Timur.
"Kegiatan ini sebagai contoh TNI-Polri bersama dengan tujuan mempercepat masyarakat mendapat vaksin," imbuhnya.
Selain itu, ia pun mengimbau agar pencegahan Covid-19 di hulu bisa berjalan maksimal.
Misalnya dengan menerapkan protokol kesehatan, menggencarkan tasting dan tracing, serta pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
"Di hilir yakni treatment melalui rumah sakit, oksigen, dan obat juga terus kita pantau dan jalankan secara maksimal," jelasnya. (*)
