Virus Corona di Paser
Tekan Kasus Covid-19, IDI Paser Buka Pelayanan Konsultasi Khusus Isolasi Mandiri
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paser buka pelayanan konsultasi bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paser buka pelayanan konsultasi bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.
Pelayanan dilakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang menjalani Isoman di masa Pandemi Covid-19.
Ketua IDI Paser, dr. Ahmad Hadi Wijaya mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Paser sebagian besar di dominasi oleh masyarakat yang menjalani Isoman di Rumah.
Ia beranggapan, masih ada masyarakat yang belum paham hal-hal yang perlu diperhatikan saat menjalani Isolasi Mandiri.
Baca juga: Jadwal Pemberian Uang Tunai untuk Disabilitas di Penajam Paser Utara Kala Pandemi Covid-19
Tapi masyarakat sepertinya belum semua paham apa yang harus diperhatikan saat isolasi mandiri.
"Sehingga beberapa kasus isolasi mandiri menjadi kasus yang lebih berat," kata Hadi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (26/7/2021).
Hal itu terjadi, sambung Hadi, karena pengawasan terhadap masyarakat yang menjalani isolasi mandiri masih tidak terlalu ketat.
Tentu saja bisa disebabkan karena jumlah kasus yang banyak.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Paser Tunda Pelaksanaan MTQ ke-46 di Kecamatan Muara Komam
Sehingga IDI Paser dalam hal ini sebagai organisasi para dokter, berharap bisa berperan serta.
Terutama untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menangani lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Paser.
Yakni membuat progam:
- Membuka konsultasi online gratis
- Pemberian suplemen gratis
- Pengawasan terhadap pasien yang isolasi mandiri.
"Dengan berkoordinasi ke puskesmas setempat dan pemerintah setempat," terangnya.
Masyarakat dapat menghubungi hotline IDI Paser 0821 3333 6900.
Kemudian akan dimintai informasi mengenai pasien dan hasil swab atau PCR pasien.
Dengan catatan hanya menerima pasien yang OTG (Orang Tanpa Gejala) dan Gejala Ringan.
Baca juga: Bupati Paser Sebut Mayoritas Warga yang Positif Covid-19 dengan Gejala Berat Belum Divaksinasi
Untuk waktu pelayanan melalui pesan WhatsApp pada pukul 09:00 Wita hingga 17:00 WITA.
Pasien dapat berkonsultasi dengan:
- Dokter umum
- Dokter spesialis paru
- Dokter spesialis penyakit dalamd
- Dokter spesialis kebidanan dan kandungan
- Dokter spesialis anak
- Dan dokter spesialis THT-KL, tanpa dikenakan biaya sepeserpun.
Saat ini, IDI Paser hanya berfokus melayani masyarakat yang ada di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/idi-paser-isoman.jpg)