Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Komisi III DPRD Samarinda Minta Pemkot Sediakan Tenaga Medis untuk Pendampingan Para Relawan

Dalam penanganan Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda berharap ada pendampingan tenaga medis bagi para relawan

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Sekretaris Komisi III, DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie. Ia mengatakan saat ini banyak relawan di Samarinda melibatkan diri untuk membantu pemerintah, akan tetapi masih ada kendala dari sisi kekurangan tenaga medis yang mendampingi. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Dalam penanganan Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda berharap ada pendampingan tenaga medis bagi para relawan

Sebab, menurut Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, M Novan Syahronny Pasie, saat ini banyak relawan di Samarinda yang melibatkan diri untuk membantu pemerintah, akan tetapi masih ada kendala dari sisi kekurangan tenaga medis yang mendampingi.

Padahal, lanjutnya, relawan hanya bersifat membantu, yaitu hanya mengantar pasien ke rumah sakit maupun membantu dari sisi pemakamannya.

"Jadi mengenai kesehatan mereka memerlukan bantuan tenaga medis karena mereka (relawan) bukan orang yang mengerti bidang kesehatan," ucapnya dijumpai di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021).

Apalagi, lanjut Novan, relawan di tingkat kelurahan tidak memiliki tenaga medis yang bisa memberikan pertolongan pertama bagi pasien yang akan dievakuasi tim relawan.

Baca juga: Diskusi Dengan Pihak Rumah Sakit, Anggota DPRD Samarinda Tekankan RS Tidak Boleh Menolak Pasien

"Salah satunya seperti pasien yang sesak nafas, kan itu memang butuh penanganan awal untuk menyelamatkan pasien? Seperti penyediaan oksigen dan itu tata cara yang hanya dimengerti oleh tenaga medis terkait," jelasnya.

Maka itu, lanjutnya, DPRD Kota Samarinda menekankan pemerintah untuk menyediakan tenaga medis untuk mendampingi relawan.

Sebab, dia mengemukakan, untuk menangani pasien tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.

Apalagi, kata Novan, saat ini kondisi lonjakan Covid-19 yang sangat tinggi, keberadaan para relawan sangat membantu.

"Namun meskipun ada pelatihan terkait evakuasi dan pemakaman, tetapi mereka tidak paham masalah kesehatan. Makanya diharapkan ada pendampingan medis," ucapnya penuh harap. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved