Virus Corona di Nunukan
Konsep Isolasi Terpadu Covid-19 di Nunukan Belum Bisa Diterapkan dalam Waktu Dekat
Rencana isolasi terpadu di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara sulit untuk diterapkan.
"Varian Delta itu dari penularan import. Jadi kami perketat di jalur pintu masuk. Orang dari luar tidak diperkenankan masuk ke Nunukan kalau tidak membawa swab PCR dan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. Kami sudah kumpulkan pihak Pelni dan pelayaran swasta termasuk bandara untuk perketat jalur masuk Nunukan," ungkapnya.
2 Gedung jadi Tempat Isolasi
Mengenai ketersediaan ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Nunukan, kata Hasan masih banyak.
Bahkan, jika suatu saat pasien Covid-19 membludak di Nunukan, alternatif ruangan ada GOR Dwikora dan Krisitian Center.
"Di rumah sakit tingkat keterisian pasien masih 20 persen. Puskesmas Binusan yang kita siapkan juga masih kosong. Rusunawa kapasitas 500 orang keterisian masih 10 persen. Misalnya sewaktu-waktu meledak kita punya Krisitian Center termasuk GOR bisa dipakai isolasi massal. Saat ini yang digunakan masih RSUD, Puskesmas Binusan, dan Faskes lainnya," imbuhnya.
Mengenai ketersediaan tabung oksigen, Hasan beberkan pihaknya sudah siapkan skenario untuk mendatangkan dari perusahaan yang ada di Kabupaten Berau termasuk pemerintah pusat.
Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Level 4 di Nunukan Menunggu Arahan Presiden
"Kita juga ada skenario tabung oksigen yang didatangkan dari Tawau. Ada skenario lain juga, perusahaan punya banyak tabung oksigen, jadi kita harapkan partisipasi perusahaan menyumbangkan itu," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hasan-basri-mursali-isolasi.jpg)