Virus Corona
6 Bahan Herbal Pereda Batuk untuk Pasien Covid-19 yang Tengah Isolasi Mandiri
Batuk karena Covid-19 cenderung tidak mengeluarkan dahak karena dahaknya lebih kental dan tersangkut ditenggorokan.
TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini menyebabkan pasien tanpa gejala atau gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.
Saat melakukan isoman kondisi kesehatan pasien yang positif Virus Corona harus benar-benar dikontrol.
Termasuk gejala-gejala yang timbul saat melakukan Isoman.
Selain demam dan nyeri sendi, batuk juga menjadi gejala yang paling sering dialami pasien Covid-19.
Batuk juga merupakan salah satu penanda yang bisa dikenali bila seseorang terinfeksi Covid-19.
Baca juga: Jarang yang Tahu, Dokter Tak Anjurkan Pasien Covid-19 Isoman Gunakan Oksigen di Rumah, Ini Alasannya
Di hari keempat setelah terinfeksi Covid-19, biasanya seseorang mengalami batuk dan nyeri telan atau sakit pada tenggorokan.
Batuk karena Covid-19 cenderung tidak mengeluarkan dahak karena dahaknya lebih kental dan tersangkut ditenggorokan.
"Makanya kayaknya rasanya batuk terus karena dia pengen mengeluarkan dahak di sini (tenggorokan) tapi dahaknya enggak bisa keluar," kata dokter Tirta dalam Youtube miliknya Tirta PengPengPeng, Senin (26/7/2021). Sebagaimana dilansir dari TribunWow dalam artikel berjudul Merupakan Gejala Covid-19, Ini Herbal yang Bisa Bantu Redakan Batuk saat Isolasi Mandiri
Menurutnya di tahap ini jika seseorang di tes Covid-19 baik swab antigen atau PCR akan terdeteksi bahwa dirinya terpapar Covid-19.
"Saya pernah pilek berkali-kali di-swab negatif, di-PCR pun negatif, karena memang bukan Covid," jelasnya.
Jika pasien benar terkonfirmasi positif Covid-19 gejala ringan yang juga mungkin muncul adalah, batuk, nyeri telan, anosmia (kehilangan indra penciuman), ageusia (kehilangan indra pengecap rasa asin dan manis), dan parosmia (seperti mencium bau busuk atau bau gosong secara terus menerus).
Batuk dan demam juga disebutkan sebagai tanda jika infeksi Covid-19 masih aktif.
Dokter Tirta menganjurkan beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk meredakan batuk saat Covid-19.
Untuk mengatasi batuk Covid-19 biasanya akan diresepkan acetylcysteine, atau OBH hitam, atau ambroxol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/batuk-dan-virus-corona-978899982333.jpg)